Stok Pupuk di Wilayah Priangan Timur Aman, Ketersediaan di Garut Paling Banyak
Machmud Mubarok May 08, 2026 10:05 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - PT Pupuk Kujang memastikan stok ketersediaan pupuk di Jawa Barat aman. Langkah ini menjaga stabilitas produksi dan membuka peluang pengembangan industri berbasis energi bersih.

Berdasarkan pendataan hingga 6 Mei 2026, total stok pupuk bersubsidi di wilayah Jawa Barat mencapai 26.998 Ton, terdiri dari NPK sebanyak 3.015,8 Ton dan Urea sebanyak 23.982 Ton. 

Untuk di wilayah Priangan Timur, stok terpantau aman dengan total ketersediaan Urea mencapai 6.204 Ton. Jumlah tersebut tersebar di wilayah Garut sebanyak 2.505 Ton, Tasikmalaya 1.432,7 Ton, Ciamis 438 Ton, Banjar 1.487,5 Ton, serta Pangandaran 340 Ton. 

Sementara di wilayah pantura, sebagai lumbung padi nasional, Pupuk Kujang menyiagakan stok pupuk bersubsidi sebanyak 4.258 Ton. 

Ketersediaan di wilayah ini meliputi pupuk Urea sebanyak 3.790 Ton dan NPK sebanyak 467,9 Ton. Di Karawang, stok Urea tercatat mencapai 794 Ton dan NPK 261,5 Ton.

Di Subang, ketersediaan Urea berada di angka 1.479,9 Ton dan NPK 206,45 Ton, sedangkan Indramayu mencatatkan stok Urea sebanyak 1.516,40 Ton. 

Saat ini, Pupuk Kujang tengah mempercepat pengembangan Blue Ammonia serta penjajakan Green Ammonia sebagai pembawa hidrogen (hydrogen carrier) masa depan. 

Baca juga: Pengecer Pupuk Bersubsidi di Ciamis Keluhkan Kebijakan Baru HET

Baca juga: Kejaksaan Ciamis Endus Korupsi, Geledah Gudang PT Pupuk Indonesia Group

Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari rencana strategis Climate Action perusahaan yang berfokus pada efisiensi energi dan ekosistem industri hijau yang berkelanjutan. 

“Keandalan pasokan energi dan gas bumi adalah kunci utama dalam menjaga mandat ketahanan pangan. Dengan stabilitas energi yang terjaga, kami dapat mengoptimalkan kapasitas produksi pabrik guna memastikan kebutuhan petani di lapangan senantiasa terpenuhi,” ujar Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kujang Arlyza Eka Wijayanti dikonfirmasi TribunPriangan.com, Jumat (8/5/2026).

Kepastian pasokan gas bumi dan optimalisasi energi ini memberikan jaminan bahwa seluruh tahapan produksi hingga distribusi berjalan sesuai alokasi pemerintah. 

“Pupuk Kujang terus berkomitmen menjadi pilar stabilitas pangan nasional melalui manajemen operasional yang efisien, inovatif, dan berwawasan lingkungan,” kata Arlyza.

Diketahui, PT Pupuk Kujang sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Grup mempertegas komitmen dalam mendukung implementasi PP No. 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional. 

"Melalui sinergi bersama Dewan Energi Nasional (DEN) dan Kementerian ESDM, kami menyelaraskan strategi operasional dengan memperkuat pemanfaatan gas bumi sebagai bahan baku utama guna menjamin keberlangsungan produksi pupuk nasional," ucap Arlyza.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.