Safari Suci Lepas 211 Jemaah Haji 2026, Sudah Punya Hampir 40 Ribu Alumni
Siti Fatimah May 08, 2026 10:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tangis haru keluarga pecah di sela-sela pelepasan 211 jemaah haji Safari Suci di kawasan Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Kota Bandung, Jumat (8/5/2026).

Mereka berkumpul sejak pukul 13.00 WIB.

Lengkap mengenakan pakaian seragam berwarna tosca. Jemaah menenteng tas besar hingga koper tengah bersiap-siap menuju Bandara Soekarno-Hatta sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.

Saat para jemaah menaiki bus, pelukan dan doa mengiringi tamu Allah SWT untuk menunaikan rukun islam kelima. 

Direktur Utama PT Armada Safari Suci, Irwan Setiawan, mengatakan jumlah jemaah yang diberangkatkan tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. 

"Alhamdulillah, ada peningkatan setiap tahun. Secara persentase memang tidak signifikan, mungkin di bawah 10 persen," ujar Irwan kepada Tribunjabar.id, Jumat (8/5/2026). 

Ia menjelaskan, jemaah yang berangkat bersama Safari Suci tidak hanya berasal dari Bandung dan Jawa Barat. 

Banyak peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera hingga wilayah lainnya.

"Seluruh jemaah Safari Suci ini bermacam-macam, bukan hanya dari Jawa Barat atau Bandung, ada yang dari Kalimantan, Sumatera, dari seluruh Indonesia pada umumnya," katanya.

Safari Suci sendiri merupakan biro perjalanan haji dan umrah yang telah berdiri sejak 1988. 

Selama hampir 40 tahun beroperasi, telah melayani puluhan ribu jemaah.

Irwan menyebut hingga saat ini Safari Suci memiliki hampir 40 ribu alumni dari program haji maupun umrah.

"Alhamdulillah kami sudah berdiri sejak 1988, hampir 40 tahun mengantar jemaah haji maupun umrah. Sampai hari ini kami sudah memiliki hampir 40 ribu alumni," ujarnya.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap Safari Suci dijaga dengan konsistensi pelayanan, inovasi program, serta fasilitas yang dinilai kompetitif.

Ia mengklaim Safari Suci selalu mengutamakan fasilitas terbaik, mulai dari maskapai, hotel, akomodasi kendaraan hingga layanan selama di Tanah Suci.

"Mulai dari maskapai, hotel di Makkah dan Madinah, kendaraan, sampai fasilitas selama di sana kami selalu berupaya memberikan yang terbaik," kata Irwan.

Dikatakannya, perjalanan umrah di Safari Suci menawarkan paket mulai Rp30 juta hingga Rp60 juta, tergantung fasilitas yang dipilih.

Sementara untuk program haji khusus, Safari Suci membuka paket baru mulai 15.000 dolar AS hingga 23.000 dolar AS.

Irwan menjelaskan, paket tersebut terbagi dalam program Sakinah dan Mawadah. Perbedaan utama kedua paket ada pada kualitas hotel selama di Makkah dan Madinah.

"Kalau yang 15.000 dolar AS dan 23.000 dolar AS itu perbedaannya hanya di hotel Makkah dan Madinah. Untuk maskapai tetap sama menggunakan Saudi Airlines," ujarnya.

Meski berbeda hotel, seluruh jemaah disebut tetap mendapatkan fasilitas maktab VIP saat puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

"Untuk maktab di Mina, Muzdalifah maupun Arafah semuanya mendapat fasilitas VIP," katanya.

Irwan juga mengingatkan calon jemaah agar memanfaatkan masa tunggu haji dengan mempersiapkan diri secara optimal, baik fisik maupun spiritual.

Ia menilai waktu tunggu keberangkatan haji yang tidak singkat harus digunakan untuk memperkuat kesiapan ibadah.

Aplikasi tersebut memuat berbagai informasi program haji dan umrah, termasuk fitur tabungan umrah bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan ibadah secara bertahap.

"Kami sekarang punya aplikasi Safari Suci yang bisa di-download. Di sana ada program perjalanan, paket haji dan umrah, termasuk tabungan umrah," ujar Irwan.

Pembimbing Utama Safari Suci Prof. Dr. KH. Miftah Faridl turut memberikan pembekalan kepada jemaah. 

Ia menyoroti kondisi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang perlu diantisipasi para peserta.

"Perlu diperhatikan sekarang panasnya cukup tinggi di sana. Harus jaga kesehatan, ikuti arahan dokter, banyak minum dan hindari paparan panas langsung," kata Miftah.

Ia juga berpesan agar jemaah memperbanyak ibadah, menjaga kesabaran, mengontrol emosi, serta menghindari konflik dengan sesama selama di Tanah Suci.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam ibadah haji justru berasal dari kemampuan menjaga lisan dan perilaku.

"Haji bisa terganggu bukan hanya karena fisik, tapi juga karena lisan. Jadi harus banyak zikir, membaca Al-Qur'an, bicara yang baik atau diam," ujarnya.

Dua meminta seluruh jemaah memanfaatkan momentum haji untuk fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Salah satu jemaah yang berangkat tahun ini, Irjen Pol (Purn), Muhammad Hendra Suhartiyono, mengaku telah melakukan persiapan melalui manasik yang digelar Safari Suci.

Menurutnya, pembekalan teori dan praktik yang diberikan membuat jemaah lebih siap menghadapi ibadah haji.

"Kami sudah mengikuti manasik teori dan praktik, jadi lebih siap untuk beribadah dengan baik dan benar," ujarnya.

Dikatakannya, melaksanakan ibadah haji bersama Safari Suci karena dinilai berpengalaman dan memiliki pembimbing berkualitas.

"Safari Suci ini travel yang sudah lama. Bimbingannya sesuai syariat, pembimbingnya berkualitas, jadi membuat kami lebih mantap," katanya.

Ia berharap perjalanan haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur dan mabrurah.

Dalam kesempatan tersebut, Safari Suci juga menawarkan promo potongan harga Rp5 juta bagi masyarakat yang mendaftar program haji.

Adapun untuk konsultasi lebih lanjut, masyarakat bisa menghubungi call center atau kantor Safari Suci di Jalan Citarum nomor 11, Kota Bandung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.