Rotasi Pejabat Kota Magelang, Wali Kota Tekankan Birokrasi Cepat untuk Jawab Kebutuhan Masyarakat
Yoseph Hary W May 08, 2026 11:14 PM

‎TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono kembali menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang responsif dan adaptif dengan melantik sejumlah pejabat manajerial dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Magelang, Jumat (8/5/2026).

Jawab tuntutan kebutuhan masyarakat


‎Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Pengabdian itu menjadi bagian dari langkah strategis memperkuat organisasi pemerintahan agar mampu bergerak lebih cepat dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

‎Dalam pelantikan tersebut, Puji Hartono resmi dipercaya menjabat Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Magelang.

‎Selain itu, tiga pejabat administrator turut dilantik, yakni Noki Rachmanto sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil, Prianta Adi Wibawa sebagai Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominsta, serta Nur Afiyah Maizunati sebagai Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominsta.

‎Tak hanya itu, sebanyak 15 pejabat fungsional pegawai negeri sipil juga diambil sumpahnya, terdiri dari 14 orang di Inspektorat Daerah dan satu orang di Dinas Kesehatan Kota Magelang.

Penguatan kinerja‎

‎ Damar menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pengisian jabatan kosong, melainkan bagian dari penguatan kinerja birokrasi agar lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran.

‎“Pemerintah Kota Magelang harus semakin mampu bergerak cepat, bekerja tepat, dan hadir menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

‎Ia menyoroti tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik saat ini. Menurutnya, warga menginginkan pelayanan yang cepat, mudah, jelas, dan tidak berbelit-belit, sehingga ASN tidak boleh bekerja hanya sebatas menyelesaikan administrasi.

‎“Kita tidak boleh merasa cukup hanya karena pekerjaan selesai secara administrasi. Yang lebih penting adalah apakah masyarakat benar-benar merasakan manfaat pelayanan pemerintah,” tegasnya.

ASN harus adaptasi  

Damar juga meminta seluruh ASN terus beradaptasi menghadapi perubahan zaman, terutama di era digitalisasi pelayanan dan keterbukaan informasi publik. Ia menilai aparatur pemerintah harus memiliki integritas, disiplin, serta empati dalam melayani masyarakat.

‎“Kalau masyarakat masih kesulitan, berarti kita belum boleh merasa berhasil,” katanya.

‎Kepada para pejabat yang baru dilantik, Damar berpesan agar mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

‎“Masyarakat tidak akan peduli itu urusan OPD mana. Yang mereka inginkan hanyalah satu, masalah mereka selesai dan ada solusinya,” tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.