TRIBUNJABAR.ID, BEKASI – Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Daya Adicipta Motora (DAM) kembali menggelar program “Astra Honda Berbagi Ilmu” yang kali ini berlangsung di SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi pada 7 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 145 siswa dari jurusan Teknik Sepeda Motor Honda dan Rekayasa Perangkat Lunak.
Program ini menjadi wujud sinergi dunia industri dan pendidikan dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan yang relevan terhadap kebutuhan dunia kerja saat ini.
Para peserta mendapatkan wawasan mengenai perkembangan teknologi sepeda motor Honda, budaya kerja profesional, serta gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang di industri otomotif modern.
Tidak hanya berfokus pada edukasi teknis, kegiatan ini juga menghadirkan sesi pengembangan diri yang bertujuan membangun rasa percaya diri, motivasi, serta kesiapan mental siswa dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
Melalui interaksi langsung dengan praktisi industri, siswa didorong untuk terus meningkatkan kemampuan teknis dan soft skill sebagai bekal masa depan.
Technical Development Department Head DAM, Yudi Heriyadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari langkah nyata DAM dan AHM dalam menciptakan lulusan vokasi yang lebih siap industri.
“Astra Honda Berbagi Ilmu kami hadirkan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki wawasan industri yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media pengenalan teknologi terkini sepeda motor Honda bagi siswa yang mengikuti kurikulum Teknik Sepeda Motor Astra Honda.
Materi yang disampaikan meliputi product knowledge, teknologi terbaru, fitur unggulan, hingga edukasi perawatan sepeda motor yang disampaikan langsung oleh tim profesional AHM.
Saat ini, AHM dan DAM telah menjalin kerja sama dengan 135 SMK binaan di wilayah Jawa Barat melalui berbagai program pengembangan pendidikan, mulai dari implementasi kurikulum khusus, pelatihan guru, seminar teknologi, hingga uji kompetensi.
Kolaborasi ini diharapkan mampu terus mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di dunia industri.