Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) melakukan kunjungan kerja ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Jumat (8/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, DPRD membahas kelanjutan pembangunan ruas jalan Desa Manggis menuju Desa Affang hingga rencana penyelesaian jalan lintas Pulau Seram secara bertahap.
Wakil Ketua Komisi III DPRD SBT, Fadli Salim Elbetan mengatakan, pembangunan ruas jalan tersebut dibagi dalam tiga skema pekerjaan.
Tahap pertama saat ini sedang berjalan pada ruas jalan Desa Manggis di Kecamatan Ukar Sengan menuju Desa Affang Kecamatan Kilmury.
Tahap kedua direncanakan menghubungkan Affang hingga Kota Baru.
Sementara tahap ke tiga, dimulai dengan pembukaan jalur baru dari Kecamatan Werinnama menuju Kota Baru.
“Skema yang pertama ini kan 31 kilometer yang sementara jalan di tahun anggaran 2026. Target untuk skema tahap satu sampai tahap tiga ini akan diselesaikan. Mudah-mudahan di tahun 2027 dan 2028 hingga 2030 akan diselesaikan,” ujarnya.
Baca juga: Jembatan Darurat Jadi Kendala Utama Pembangunan Jalan Lintas Desa Manggis - Affang di SBT
Baca juga: Longsor di BTN Gadihu, Kota Ambon, 1 Rumah Ambruk dan 9 Rusak, BPBD Bangun Tenda Darurat
Kata dua, usulan tahap ketiga merupakan aspirasi Komisi III DPRD SBT agar pembangunan diperluas dari Werinama menuju Kota Baru.
“Nah, Werinama ke Kota Baru itu termasuk dalam usulan skema tiga atas permintaan Komisi Tiga,” katanya.
Ia menilai akses jalan sangat penting untuk membuka keterisolasian masyarakat di wilayah tersebut.
“Karena alasan dasar yang harus kita pakai dalam usulan tahap tiga itu masyarakat di sana hari ini harus diprioritaskan,” tegasnya.
Fadli menyebut, pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendesak karena berkaitan dengan akses listrik dan pelayanan dasar lainnya.
“Ini kan masyarakat di sana memerlukan akses penerangan. Sementara listrik juga belum tersedia karena jalan belum ada,” lanjutnya.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan jalan lintas Seram dapat terus mendapat dukungan pemerintah pusat hingga selesai pada 2030.
“Insya Allah kemudian jalan lintas Seram akan diselesaikan dalam beberapa tahun sampai di 2030,” tandasnya.(*)