Gulirkan Zakat Produktif, BAZNAS Muaro Jambi Kucurckan dana ke Z Mart hingga Bengkel
Heri Prihartono May 10, 2026 07:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi mulai menggeser pola penyaluran zakat dari sekadar bantuan konsumtif menjadi penguatan ekonomi produktif.

Melalui program tahap I tahun 2026, lembaga itu menggulirkan 30 unit ZMart, 3 unit ZAuto, serta bantuan modal usaha bagi 50 pelaku UMKM mustahik.

Ketua BAZNAS Muaro Jambi, Kasmadi, mengatakan program tersebut difokuskan untuk mendorong mustahik naik kelas melalui penguatan usaha kecil berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Sebanyak 30 unit ZMart, kata dia,disalurkan khusus bagi mustahik di Kecamatan Sekernan dan Jambi Luar Kota (Jaluko). Nilai bantuan mencapai Rp 8 juta untuk setiap penerima.

“Rp 4 juta dalam bentuk branding seperti etalase, papan nama, dan perlengkapan toko. Rp.4 juta lagi berupa barang dagangan untuk stok awal,” kata Kasmadi.

Kasmadi menyampaikan, skema bantuan dalam bentuk barang dipilih untuk memastikan modal usaha benar-benar digunakan untuk pengembangan usaha.


“Kalau uang tunai rawan salah pakai. Dengan barang, warung mustahik langsung berubah jadi semi-modern. Kita juga dampingi pembukuannya sampai mereka mandiri,” katanya.


Kasmadi mengatakan, bahwa pogram ZMart menjadi salah satu strategi BAZNAS mengubah pola distribusi zakat konsumtif menjadi zakat produktif.


Warung kecil milik mustahik, katanya, didorong memiliki tampilan dan tata kelola yang lebih modern agar mampu bersaing di tingkat lokal.


Selain sektor perdagangan, kata dia,BAZNAS Muaro Jambi juga menyasar usaha bengkel melalui program ZAuto.Sebanyak tiga unit bantuan disalurkan kepada mustahik di Desa Kedotan, Desa Tunas Mudo, dan Desa Penyengat Olak.


Bantuan yang diberikan, sambungnya, berupa seperangkat peralatan bengkel dan kebutuhan servis kendaraan, seperti kompresor, oli, kampas rem, bola lampu, busi, fanbelt, hingga ban dalam.


“Ini untuk meningkatkan kapasitas usaha bengkel mustahik agar naik kelas dan punya daya saing,” imbuhnya. 


Kasmadi menjelaskan, untuk di sektor usaha Mikro, BAZNAS telah merealisasikan bantuan modal usaha kepada 50 mustahik. Masing-masing, kata dia, menerima bantuan tunai Rp.1 juta untuk tambahan modal usaha.


Penerima bantuan, berasal dari kelompok usaha kecil seperti pedagang gorengan, penjual kue keliling, penjual makanan keliling, hingga pelaku usaha rumahan.


“Usaha mereka harus sudah berjalan, bukan baru mau mulai. Semua diverifikasi agar bantuan tepat sasaran,” kata Kasmadi.


BAZNAS Muaro Jambi juga melanjutkan program sosial lainnya berupa bedah rumah. Pada 2025, lembaga itu telah merealisasikan bantuan renovasi untuk 20 rumah warga dengan nilai Rp25 juta per unit.


“Ini bagian dari program Muaro Jambi Berbakti dan akan dilanjutkan lagi pada 2026,” imbuhnya.  

Baca juga: Gandeng Baznas, Pemkot Jambi Beri Layanan Khitan Gratis Di Puskesmas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.