TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Berikut daftar titik banjir di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (10/5/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kendari merilis rekapitulasi wilayah terdampak banjir pada 9-10 Mei 2026.
Dalam keterangan tersebut, sebanyak 657 Kepala Keluarga (KK) dengan total 2.985 jiwa warga menjadi korban.
Lalu sepanjang 3,5 kilometer (km) ruas jalan juga terendam genangan air.
Lokasinya antara lain 1 kilometer di Jalan Sorumba, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Wua-Wua.
Baca juga: 274 Rumah hingga 642 Hektare Sawah Terdampak Banjir di 8 Kecamatan Kolaka Timur Sulawesi Tenggara
Kemudian 2 kilometer di Jalan Pertigaan Sapati-By Pass, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua.
Sisanya sepanjang 0,5 kilometer di Jalan depan Kompleka Palm Mas, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Wua-Wua.
Titik banjir tersebar di tujuh kecamatan dan 14 kelurahan.
Selain permukiman, sawah seluas 50 hektare di Kawasan Amohalo, Kecamatan Baruga pun turut terendam.
"Data sementara yang kami himpun berdasarkan data lapangan dan info dari kelurahan, akan kami update perkembangannya besok," jelas Kepala BPBD Kendari, Cornelius Padang.
Baca juga: 25 Personel SAR Brimob Sultra Siaga di Lokasi Banjir Lepo-Lepo, Evakuasi Warga, Siapkan Air Bersih
Dia mengatakan beberapa titik air telah surut seperti di BTN Tunggala, Kelurahan Anduonohu, hingga kawasan Bundaran Tank.
"Kita memantau sampai besok semoga situasi membaik dan hujan sudah berangsur surut. Semoga Kota Kendari dijauhkan dari segala musibah bencana yang lebih besar," ujar dia.
Berikut rincian sebaran banjir di tujuh kecamatan Kota Kendari, Provinsi Sultra per 10 Mei 2026.
- RT 03 69 KK 224 jiwa
- RT 10 30 KK 104 jiwa
- RT 12 8 KK 40 jiwa
- RT 13 12 KKb72 jiwa
- RT 14 34 KK 176 jiwa
- RT 07 dan RT 08 10 KK 42 jiwa
- RT 19 13 KK 51 jiwa
- Jalan Durian
- Lorong Alpukat
- BTN Mahkota Hijau 1
- Lorong Meohai HBM
- Jalan Kijang Lorong Jawa
- Jalan Kedondong RT 24 RW 85 KK 225 jiwa, RT 33 RW 08 15 KK 75 jiwa
- Jalan Kampung Baru RT 02 RW 01 9 KK 32 jiwa
- BTN Napabale
- Jalan Abdul Rauf Tarimana depan SMPN 10 Kendari
- Perumahan Griya Asri Cendana
- Jalan Mangkerey 100 KK 900 jiwa
- Jalan Hidayatullah 76 KK 300 jiwa
- RT 11 RW 004
Kecamatan Wua-Wua
- RT 01 RW 01 15 KK 60 jiwa
- RT 04 RW 04 10 KK 40 jiwa
- RT 05 RW 04 5 KK 20 jiwa
- RT 02 RW 07 22 KK 88 jiwa
- RT 02 RW 01 3 KK 12 jiwa
- RT 01 RW 06 6 KK 24 jiwa
- RT 03 RW 05 2 KK 8 jiwa
- RT 01 RW 07 17 KK 68 jiwa
- RT 03 RW 01 3 KK 12 jiwa
- Jalan Konosara BTN Cempaka Graha Asri
- Perumahan Satria Nusantara
- Jalan Laode Hadi Lorong Veteran 19 KK 98 jiwa
- BTN 2 Pembakaran Uang
- Jalan Pertigaan Sapati-By Pass
- BTN Findayani
- Jalan depan Kompleka Palm Mas
- Jalan Sorumba
Kecamatan Kadia
- Lorong Segar
- RT 01 RW 01 13 KK 52
- RT 01 RW 01 58 KK 171 jiwa
- RT 02 RW 01 13 KK 47 jiwa
- RT 04 RW 02 10 KK 44 jiwa
- Jalan Gereja Lorong Beringin
Tak hanya itu, BPBD Kendari juga mencatat adanya bencana alam berupa tanah longsor di dua kelurahan.
Yaitu Kelurahan Anduonohu Kecamatan Poasia tepatnya di Jalan Kedondong yang menimpa enam rumah.
Sedang satu rumah lainnya berada di RT 11 RW 4, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat.
Ada pula pohon tumbang menimpa satu rumah di Kelurahan Baruga.
Lalu, satu pohon melintang di Jalan H Abdul Hamid Kelurahan Bende.
Serta satu pohon tumbang lainnya mengenai fasilitas umum di Kelurahan Sodohoa.
"Total tiga pohon tumbang kita tangani," ujarnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)