Kakak Beradik Banua Tuntaskan Reli di Banua Rally 2026, Ini Target Berikutnya
Kamardi Fatih May 10, 2026 11:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Lintasan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Banua Rally 2026 tak hanya menghadirkan persaingan sengit para pereli senior. 
Di tengah kerasnya lintasan dari kawasan Citra Mitra City Banjarbaru hingga trek Desa Martadah dan area PTPN Tanahlaut, muncul dua nama muda asal Banua yang mencuri perhatian, Minggu (10/5/2026).

Mereka adalah kakak beradik dari tim Pareli MAB HRVRT, Ahmad Shaka Rahim (14) dan Muhammad Kholilul Rahman (15). 

Di usia yang masih sangat muda, keduanya sukses menuntaskan tantangan reli nasional yang dikenal memiliki lintasan panjang, teknikal, dan menguras fisik.

Bagi Ahmad, Kejurnas Banua Rally 2026 menjadi pengalaman pertamanya turun di reli nasional nan panjang.

“Waktu reli panjang kemarin sempat gugup banget, apalagi mendekati finis. Tapi pas sudah mau selesai rasa gugupnya mulai hilang dan jadi bahagia karena akhirnya bisa menyelesaikan,” ujarnya.

Meski tegang, Ahmad mengaku, terus berusaha menjaga fokus sepanjang perlombaan Rally Banua 2026 ini.

Menurutnya, reli bukan hanya soal kecepatan, tetapi kemampuan mengontrol diri dan konsentrasi di setiap tikungan.

“Harus fokus banget karena ini pertama kali ikut reli panjang, apalagi kelas nasional” kata Ahmad. 

Dukungan masyarakat yang hadir di lintasan menjadi suntikan semangat tersendiri bagi pembalap muda asal Binuang tersebut.

Tak berhenti sampai di situ, Ahmad bahkan sudah memasang mimpi besar untuk langkah relinya di event selanjutnya. 

“Harapannya semoga bisa sampai ke New Zealand mewakili Kalsel dan Indonesia mengikuti reli,” ujarnya. 

Untuk mengejar target tersebut, Ahmad menegaskan, mulai menyiapkan latihan fisik secara serius.

“Persiapan ke depan untuk bisa tampil di New Zealand seperti akan lebih ke fisik, jogging, renang untuk pernapasan,” katanya.

Meski baru pertama kali tampil, performa Ahmad cukup mengejutkan. Bahkan catatan waktunya disebut hanya terpaut satu detik dengan pereli dari tim Dewa United.

“Beda satu detik saja, tapi nggak apa-apa karena ini masih pertama kali,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara, sang kakak Muhammad Kholilul Rahman mengaku, lega setelah berhasil menyelesaikan seluruh lintasan rally dengan aman. “Rasanya lega dan happy banget. Senang bisa selamat sampai finis,” katanya.

Muhammad menyebut karakter lintasan di Banua Rally menjadi ujian tersendiri bagi pereli muda.

“Tantangannya di trek, ada yang naik turun dan macam-macam. Pokoknya banyak tantangannya,” ujarnya.

Kehadiran dua pereli muda Banua itu menjadi warna tersendiri dalam Kejurnas Rally Banua 2026. 

Di usia muda, keduanya mulai menunjukkan keberanian menembus dunia motorsport nasional yang selama ini identik dengan pembalap senior dan pengalaman panjang.  (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.