Hasil Liga Spanyol: Sejarah Barcelona Menangkan Gelar di El Clasico, Real Madrid Puasa Beruntun
Dwi Setiawan May 11, 2026 05:26 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Hasil laga pekan ke-35 Liga Spanyol yang menyajikan duel El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid berakhir manis untuk tuan rumah, Senin (11/5/2026) dinihari tadi.

Barcelona selaku tuan rumah mampu mengalahkan rival abadinya dengan skor 2-0 di Stadion Camp Nou.

Dua gol kemenangan Barcelona atas Real Madrid dihasilkan oleh Marcus Rashford (9') dan Ferran Torres (18').

Rashford membuka keunggulan skor tim Catalan, berkat lesakannya dari situasi tendangan bebas.

Sementara itu, Ferran menggandakan keunggulan Barcelona usai mengonversikan assist ciamik dari Dani Olmo.

Di sisa waktu yang ada, Barcelona dan Real Madrid gagal menjaringkan satu gol pun ke gawang lawannya masing-masing.

Baca juga: Kontroversi VAR yang Menangkan Arsenal: Arteta Lega, Rooney & Joe Hart Adu Mekanik

Barcelona pun akhirnya berhak keluar sebagai pemenang laga ini, sedangkan Real Madrid menjadi pecundang.

Bagi Barcelona, kemenangan ini terasa bersejarah karena memastikan El Barca mengunci gelar Liga Spanyol musim ini.

Ya, Barcelona mencetak sejarah gemilang, lantaran bisa menyegel gelar di momen El Clasico, dihadapan rival abadinya sendiri.

Jelas bukan momen sepele, ketika sebuah tim mampu memastikan trofi di hadapan rivalnya sendiri.

Dan hal itulah yang diwujudkan Barcelona setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-0 di laga penentuan ini.

Kini, Barcelona berhak mempertahankan gelar juara Liga Spanyol yang telah diraihnya musim lalu.

Tambahan tiga poin membuat Barcelona melesat sendiri di puncak klasemen, dengan koleksi 91 poin dari 35 laga.

Barcelona unggul telak 14 poin dari Real Madrid yang tertinggal di urutan kedua klasemen Liga Spanyol.

Dengan menyisakan tiga laga lagi, jumlah poin Barcelona sudah mustahil dikejar oleh Real Madrid.

Artinya, gelar Liga Spanyol musim 2025/2026 secara resmi kembali jatuh alias dipertahankan oleh Barcelona.

Bahkan, Barcelona berpeluang memecahkan rekor 100 poin yang pernah dipecahkan oleh mereka sendiri pada musim 2012/2013.

Disisi lain, kekalahan dari Barcelona dalam laga ini, jelas terasa pilu sekaligus tragis bagi Real Madrid.

Selain dipaksa harus melihat Barcelona yang merupakan rival abadinya sendiri menjadi juara di depan mata mereka.

Momen kekalahan ini secara tidak langsung juga memastikan Real Madrid puasa gelar untuk kedua kalinya secara beruntun.

Kekalahan dari Barcelona otomatis membuat Real Madrid gagal merebut kembali gelar Liga Spanyol yang telah dimenangkan rivalnya tersebut pada musim lalu.

Real Madrid kini hanya bisa ikhlas, lantaran selain gagal menjadi juara di Liga Spanyol.

Harapan Real Madrid untuk menjadi juara di turnamen lain musim ini, juga sudah ambyar.

BERDUEL - Pemain Bayern Munchen dan Real Madrid memperebutkan bola pada pertandingan leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu Stadium, Spanyol, Rabu (8/4) dini hari WIB.
BERDUEL - Pemain Bayern Munchen dan Real Madrid memperebutkan bola pada pertandingan leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 di Santiago Bernabeu Stadium, Spanyol, Rabu (8/4) dini hari WIB. (Instagram Bayern Munchen)

Di Liga Champions, Real Madrid sudah tersingkir di tangan Bayern Munchen, pada babak 8 besar alias perempat final.

Di Copa Del Rey, nasib tragis diderita Real Madrid saat disingkirkan klub divisi dua, Albacete, dengan skor 2-3 di 16 besar.

Lalu di Piala Super Spanyol, Real Madrid babak belur dihajar oleh Barcelona dengan skor 5-2 di laga final.

Rentetan kegagalan demi kegagalan tersebut, membuat Real Madrid dipastikan puasa gelar musim ini.

Tidak hanya sekali pada musim ini saja, puasa gelar yang dirasakan Real Madrid terhitung sudah dua kali terjadi pada dua musim terakhirnya.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.