TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Mengenal Sapi Blecki, dibeli Presiden dari seorang peternak bernama Muhammad Yusuf (31) warga Desa Bumimulyo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (11/5/2026).
Sapi berusia empat tahun ini merupakan jenis Brangus. Hasil persilangan antara sapi Brahman dan Aberdean Angus.
Ketika dilakukan penimbangan beberapa waktu lalu, bobot sapi berwarna hitam ini telah mencapai 1.011 kilogram.
Baca juga: Cek Peruntungan Zodiak Hari Ini, Aries Dilirik Atasan, Pisces Diminta Lebih Bijak Atur Pengeluaran
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP, Temukan Frasa Ajektif dalam Paragraf
Menurut Yusuf, sapi Blecki telah dipelihara sejak berusia 2 tahun. Bibit sapi ini dibeli seharga Rp 25 juta.
Dia mengaku sengaja mempersiapkan sapi Blecki agar masuk nominasi sapi kurban Presiden.
“Beberapa waktu lalu saya dapat telepon dari orang Dinas, mereka menyampaikan kalau sapi saya terpilih jadi sapi kurban Presiden. Masuk nomor urut tiga,” ujar Muhammad Yusuf kepada wartawan.
Yusuf mengaku selama ini telah memberikan perawatan ekstra kepada Blecki.
Selain pemberian pakan lebih banyak, Blecki juga dimandikan secara rutin dua kali sehari agar tubuhnya tetap sehat dan kuat.
Sejak masuk nominasi, kata Yusuf, pakannya ditambah, ampas tahu dan dua batang pisang per hari.
Proses penyembelihan sapi bantuan dari Presiden ini akan dilakukan di wilayah Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.
“Infonya akan dibawa ke Pamboang, Majene. Akan disembelih disana,” ucapnya.
Yusuf mengaku bangga, sapi yang dipelihara selama 2 tahun terakhir, lolos seleksi dan terpilih menjadi hewan kurban Presiden.
Dia mengaku, hal tersebut menjadi motivasi baginya untuk kembali mempersiapkan sapi yang lebih berkuatalis dengan bobot maksimal.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Yusuf mengaku melakukan penjagaan ekstra sejak sapi Blecki dinyatakan terpilih sebagai hewan kurban presiden.
“Setiap malam kita begadang sampai jam lima subuh, ramai kita berjaga-jaga,” pungkasnya.
Untuk diketahui, harga empat jenis sapi ini ditawar sekretariat presiden dengan angka berbeda berdasarkan bobotnya.
Sapi pertama memiliki bobot mencapai 1.150 Kilogram, jenis Limosin diberi nama Bagong ini ditawar Rp118 juta.
Sapi ini milik peternak bernama Muh Nur dari Desa Sumberjo.
Sapi kedua jenis Simental diberi nama Bima
memiliki bobot 1.053 Kg milik peternak bernama H Iskandar ditawar Rp110 juta.
Selanjutnya sapi jenis Brangus yang diberi nama Blecki memiliki bobot 1.011 Kg ini ditawar Rp105 juta
Terakhir sapi jenis Simental yang diberi nama Arjuna dengan bobot 960,3 Kg ditawar Rp100 juta.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.Com, Fahrun Ramli