TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Permukaan Sungai Kampar naik karena curah hujan yang tinggi.
Warga berharap pintu pelimpah Waduk PLTA Koto Panjang tak sampai dibuka.
Kenaikan terlihat di Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu, Senin (11/5/2026).
Desa tersebut wilayah Kampar yang berada di hilir aliran Sungai Kampar.
Kepala Desa Buluh Cina, Azrianto mengaku peningkatan tinggi permukaan Sungai Kampar terlihat dalam sebulan terakhir.
"Kalau sebulan ini, ada kenaikan sekitar 25 centimeter," katanya kepada Tribunpekanbaru.com.
Ia mengatakan, luapan akibat kenaikan tinggi permukaan belum terjadi.
Ia berharap, tingginya curah hujan tidak sampai membuat pintu pelimpah Waduk PLTA Koto Panjang dibuka.
Menurut dia, pembukaan pintu pelimpah amat berpengaruh terhadap tinggi permukaan sungai di Buluh Cina.
Lonjakan debit air dari hulu akan menumpuk di hilir.
"Asal jangan sampai pintu Waduk PLTA, lah. Kalau dibuka, tiga hari lagi (lonjakan debit Sungai Kampar) sampai di Buluh Cina," ungkapnya.
Ia membandingkan dengan lonjakan debit air dari wilayah Kampar Kiri pada akhir Maret hingga awal April 2026 lalu.
Lonjakan dari hulu Sungai Kampar Kiri tidak sampai menimbulkan luapan hilirnya.
Seperti diketahui, lonjakan debit Sungai Sebayang di Kecamatan Kampar Kiri Hulu mengakibatkan banjir luapan.
Ribuan rumah di Kampar Kiri Hulu hingga Kampar Kiri Hilir terendam banjir kala itu.
Debit perairan di Buluh Cina dipengaruhi dua sungai besar.
Desa yang pernah dilanda banjir sekitar tiga bulan pada akhir 2023 hingga awal 2024 silam itu, terletak tak jauh di hulu pertemuan Sungai Kampar dan Kampar Kiri.
"Yang paling besar pengaruhnya kalau pintu waduk dibuka," pungkas Azrianto. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)