BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kota Pangkalpinang memberikan pembekalan khusus kepada delapan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan mewakili Kota Pangkalpinang pada seleksi tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Pembekalan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, didampingi Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, di ruang rapat lantai II Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (11/5/2026).
Dalam arahannya, Saparudin mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan para pelajar yang berhasil lolos dari tahapan seleksi tingkat kota. Dari total 286 peserta yang mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Kota Pangkalpinang, hanya delapan orang yang berhasil melaju ke tingkat provinsi.
Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa para peserta memiliki kemampuan, kedisiplinan, dan mental yang baik dibandingkan peserta lainnya.
"Ini capaian yang membanggakan. Kalian sudah melewati proses seleksi yang ketat dan dipercaya membawa nama Pangkalpinang di tingkat provinsi," kata Saparudin.
Meski demikian, ia mengingatkan agar para peserta tidak cepat merasa puas. Sebab, tantangan pada tahapan seleksi berikutnya akan jauh lebih berat dan membutuhkan kesiapan fisik maupun mental.
Saparudin menilai semangat juang menjadi modal utama dalam menghadapi persaingan. Ia menegaskan kekuatan mental sering kali menjadi penentu keberhasilan seseorang dalam mengikuti seleksi.
"Fisik bisa terus dilatih, tetapi semangat dan kemauan dari dalam diri itu yang paling penting. Tetap fokus dan jangan mudah menyerah," ujarnya.
Ia juga berpesan agar para calon Paskibraka menjaga sikap dan kedisiplinan selama menjalani masa karantina nantinya. Menurut dia, aspek kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi bagian penting dalam penilaian.
"Jaga ibadah, kebersihan, dan kerapian. Hal-hal kecil seperti itu menunjukkan karakter dan tanggung jawab kalian," katanya.
Sementara itu, Dessy Ayutrisna mengatakan seleksi Paskibraka bukan sekadar kemampuan baris-berbaris, tetapi juga menguji keberanian, mental, dan kemampuan mengendalikan diri di bawah tekanan.
Ia meminta para peserta tetap percaya diri saat menghadapi persaingan di tingkat Provinsi Babel dan tidak takut gagal.
"Keberanian itu bukan berarti tidak takut, tetapi tetap maju meski ada rasa gugup. Mental kalian akan ditempa agar semakin kuat," ujar Dessy.
Dessy juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh selama masa persiapan. Ia meminta para peserta mengatur pola makan dan waktu istirahat agar tetap prima saat mengikuti seluruh rangkaian seleksi.
"Kalian sudah terpilih dari ratusan peserta, itu artinya kalian adalah yang terbaik. Tampilkan kemampuan maksimal dan jangan terlalu terbebani dengan hasil akhir," tuturnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)