Dua Calon Jemaah Haji Asal Sampang Tertunda Berangkat, Kondisi Kesehatan Jadi Penyebab
Januar May 11, 2026 01:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Di tengah suasana haru pelepasan calon jemaah haji asal Kabupaten Sampang, Madura, sebanyak dua jemaah dari Kloter 67 belum bisa melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci, Senin (11/5/2026).

Keduanya harus tertahan di Surabaya akibat kondisi kesehatan yang menurun.

Dua calon jemaah asal Desa Gunung Maddah tersebut kini menjalani perawatan di RS Haji Surabaya sejak (10/5/2026). 

Tim kesehatan masih melakukan observasi sebelum menentukan apakah keduanya sudah layak diberangkatkan.

Tenaga Kesehatan Haji Kloter Sub 67, Andita Aulani Safitri mengatakan bahwa, kepastian keberangkatan baru akan diputuskan setelah hasil pemeriksaan medis keluar.

Baca juga: Doa dan Makna Wukuf di Arafah, Puncak Ibadah Haji yang Penuh Ampunan

"Tanggal 11 Mei baru ada keputusan dari RS Haji terkait kondisi pasien," ujarnya.

Semula, kedua jemaah dijadwalkan berangkat bersama rombongan Kloter 67 menuju Arab Saudi pada Sabtu malam.

Namun demi menjaga kondisi fisik dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji, keberangkatan keduanya harus ditunda sementara.

Meski demikian, kesempatan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini dipastikan masih ada. 

Jika kondisi kesehatan membaik, keduanya akan diberangkatkan pada kloter selanjutnya.

"InsyaAllah tetap bisa berangkat setelah kondisi kesehatannya pulih," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sampang Sayfuddin menuampaikan, satu jemaah menjalani perawatan medis, sedangkan satu lainnya tetap mendampingi selama proses pengobatan berlangsung.

"Pemerintah akan terus memberikan pendampingan penuh agar kedua calon jemaah dapat segera pulih dan kembali melanjutkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci," pungkasnya.

Untuk diketahui, rahun ini, total 618 calon jemaah haji asal Kabupaten Sampang diberangkatkan melalui Kloter 67 dan Kloter 68.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.