TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tidak hanya terkenal dengan wisata candi dan umbulnya.
Di sini, Tribuners masih bisa menjumpai aneka kuliner tradisional yang sulit ditemukan di daerah lain.
Klaten adalah surganya kuliner unik yang wajib dicoba saat Tribuners mengunjungi Kabupaten Bersinar ini.
Baca juga: Rekomendasi Wisata di Boyolali: Bukit Kinasih, Spot Hidden-gem untuk Nikmati View Merapi dan Merbabu
Langsung saja, berikut lima kuliner unik Klaten yang langka dan khas:
Lumpia duleg, atau sosis duleg, merupakan makanan khas Klaten yang kini mulai langka.
Berbeda dari lumpia biasa, lumpia mini ini terbuat dari pati onggok pohon aren dan diisi dengan taoge, kemudian dicocol ke saus gula jawa dan bawang yang disebut juruh.
Sentra pembuatan lumpia duleg berada di Dukuh Lemburejo, Desa Gatak, Delanggu.
Salah satu penjual legendaris, Mbah Daliyem, menjajakan lumpia dengan cara dipikul keliling.
Lumpia ini dijual dengan harga terjangkau, sekitar Rp5 ribu per pack.
Baca juga: Asal-usul Nama Desa Cabeyan di Sukoharjo, Dulu Tanaman Cabai Tumbuh Subur di Sini
Sego yuyu adalah nasi dengan lauk kepiting air tawar, sajian khas pedesaan Klaten yang menggugah selera.
Warung Sego Yuyu Pak Jenggot berlokasi di tepi Embung Tirto Sinongko, Desa Pokak, Ceper.
Dikelola pasangan suami istri, Sri Widodo dan Katarina Puji Astuti, warung ini sudah eksis selama 29 tahun.
Seporsi sego yuyu dijual seharga Rp7 ribu, lengkap dengan sambal manis dan sayur genjer.
Suasana asri di sekitar warung membuat pengunjung betah berlama-lama.
Baca juga: Daftar 11 Produk Kosmetik Berbahaya yang Ditarik BPOM dari Peredaran, Waspadai Peredarannya di Solo!
Soto garing Bu Yati di Desa Sabang, Kecamatan Delanggu, menawarkan sensasi berbeda dari soto biasanya.
Soto disajikan dengan nasi, sayuran, potongan ayam, dan sedikit kuah yang hanya membasahi bagian atas hidangan.
Warung ini berada di samping kiri Pasar Delanggu dan buka sejak subuh hingga pukul 14.00 WIB.
atu porsi dibanderol mulai Rp6.000 hingga Rp10.000 dengan topping jeroan.
Baca juga: Rekomendasi Kuliner Enak Boyolali, Di Warung Bakso Sera Bisa Makan Bakso dan Es Krim Kelapa Muda
Sompil merupakan makanan tradisional berbahan beras yang dibungkus daun bambu berbentuk segitiga, direbus, dan disajikan dengan opor, sambal goreng krecek, serta ducang.
Kuliner legendaris ini hanya bisa ditemukan di ‘Sompil Bu Sri Koco’ di Desa Gondangan, Kecamatan Jogonalan.
Dikelola Sri Hartini dan Sukoco, sompil menjadi primadona terutama saat Syawal. Harga per porsi mulai Rp10 ribu hingga Rp13 ribu, tergantung lauk yang dipilih.
Baca juga: 5 Rekomendasi Penginapan di Tawangmangu dengan View Alam Indah, Staycation di Tempat Estetik
Sego wiwit porsi gajah adalah sajian nasi tradisional Klaten dengan lauk melimpah, seperti ayam goreng, telur, tahu, tempe, hingga ikan asin, lengkap dengan bumbu kerambil khas Jawa.
Warung Sego Wiwit Mak Karno di Pedan menjadi viral setelah dikunjungi artis Soimah.
Harga per porsi mulai Rp30.000, dengan variasi menu lain seperti belut dan paket super jumbo.
Menu ini menghadirkan cita rasa autentik sekaligus porsi mengenyangkan.
(*)