4 Orang Tewas dan 4 Luka-Luka dalam Tabrakan Beruntun di Padang Besi, Diduga Dipicu Rem Blong
taryono May 11, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Padang - Empat orang dilaporkan meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Jembatan Padang Besi, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026) pagi. 

Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit, dengan sebagian besar korban jiwa berasal dari mobil Toyota Rush yang terlibat dalam rangkaian tabrakan tersebut.

Anggota Unit Lantas Polsek Lubuk Kilangan, Bripka Oyon Tanjung, menyampaikan bahwa insiden ini melibatkan total delapan korban dengan kondisi yang beragam. 

“Total ada delapan korban dalam kejadian ini. Empat orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka,” kata Bripka Oyon Tanjung.

Keempat korban meninggal dunia diketahui merupakan penumpang dan pengemudi Toyota Rush, sementara korban luka-luka berasal dari kendaraan lain yang ikut terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut, termasuk Toyota Kijang dan sejumlah kendaraan pribadi. 

Selain itu, dua sopir truk juga tercatat berada di lokasi kejadian saat peristiwa berlangsung, dengan salah satunya diduga kehilangan kendali akibat gangguan pada sistem pengereman.

Seluruh korban luka dan sebagian korban meninggal dunia sempat mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan berbeda. 

“Korban dievakuasi ke rumah sakit setelah kejadian. Sebagian dibawa ke SPH dan satu korban dibawa ke RS Unand,” ujar Bripka Oyon Tanjung, merujuk pada Semen Padang Hospital dan Rumah Sakit Universitas Andalas.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat arus lalu lintas di kawasan jembatan relatif lengang. 

Menurut keterangan saksi, suasana pagi yang tenang tiba-tiba berubah menjadi kepanikan setelah terdengar klakson panjang dari sebuah truk yang melaju dari arah belakang sebelum tabrakan beruntun terjadi.

Jasman Rahim (50), salah satu sopir truk yang selamat dalam kejadian tersebut, mengaku sempat mendengar peringatan suara klakson sebelum benturan keras terjadi. 

“Saya dengar klakson panjang, tak lama langsung terdengar dentuman keras,” ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa truk yang diduga mengalami rem blong melaju tak terkendali sebelum menghantam sejumlah kendaraan di depannya.

Jasman juga menyebutkan bahwa kendaraan yang ia kendarai sempat menjadi salah satu yang terdampak dalam rangkaian tabrakan tersebut. 

“Truk saya dihantam dari belakang oleh truk itu,” katanya. 

Ia menuturkan bahwa kecelakaan terjadi sangat cepat sehingga pengendara lain tidak sempat menghindar meski sudah berusaha mengarahkan kendaraan ke sisi jalan.

Sumber: TribunPadang.com 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.