Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rengasdengklok, Kabupaten Karawang beroperasi penuh dengan sudah bisa melayani pasien BPJS Kesehatan pada Senin (11/5/1026).
Untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik, Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin, Sekretaris Daerah Asep Aang Rahmatullah, unsur Forkopimda dan serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Aep memastikan RSUD Rengasdengklok yang sudah bisa melayani pasien BPJS Kesehatan bisa memberikan pelayanan terbaik.
Kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan mampu mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir utara Kabupaten Karawang.
Pembangunan RSUD Rengasdengklok dilakukan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan medis.
"Sekarang masyarakat pesisir utara tidak perlu jauh-jauh lagi berobat. RSUD Rengasdengklok sudah bisa melayani pasien BPJS dan fasilitasnya juga sangat memadai," ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Karawang juga telah menerapkan program Universal Health Coverage (UHC), sehingga seluruh masyarakat Karawang telah tercover layanan kesehatan.
Selain itu, Aep menilai kualitas pelayanan di RSUD Rengasdengklok sudah sangat baik. Hal tersebut dibuktikan dari sejumlah testimoni pasien, baik pasien VIP maupun pasien BPJS kelas 3, yang mengaku puas terhadap pelayanan rumah sakit.
"Pelayanannya cepat, bersih, makanannya juga bagus. Ini menunjukkan rumah sakit pemerintah juga bisa memberikan pelayanan terbaik," katanya.
Ia menambahkan, fasilitas medis di RSUD Rengasdengklok juga tidak kalah dengan rumah sakit swasta. Bahkan, sejumlah alat kesehatan modern seperti MRI, CT scan, hingga USG disebut memiliki kualitas lebih unggul.
Keberadaan rumah sakit tersebut juga diproyeksikan mampu melayani masyarakat dari wilayah sekitar Karawang, termasuk daerah perbatasan Kabupaten Bekasi yang dinilai lebih dekat mengakses layanan ke RSUD Rengasdengklok.
Kehadiran RSUD Rengasdengklok menambah layanan kesehatan yang sudah ada di Karawang yakni RSUD Karawang, RS Jatisari dan Pemkab Karawang juga berencana kembali membangun rumah sakit baru di wilayah pesisir utara.
Sejumlah lokasi yang masuk kajian di antaranya Tempuran, Lemahabang Wadas, hingga Cilamaya.
"Tujuannya agar pelayanan kesehatan semakin merata dan masyarakat semakin mudah mendapatkan akses pengobatan," kata dia.
Sebelumnya, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh melakukan soft opening Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rengasdengklok pada momen hari jadi ke-392 Karawang pada Minggu (14/9/2025).
RSUD Rengasdengklok sendiri merupakan rumah sakit tipe C yang dibangun pada tahun 2023. Rumah sakit tersebut berdiri di atas lahan seluas 21.756 meter persegi.
Bangunan utama rumah sakit memiliki luas mencapai 18.219 meter persegi dan dilengkapi bangunan pendukung seluas 1.064,4 meter persegi. Dengan fasilitas yang cukup lengkap, RSUD Rengasdengklok diproyeksikan menjadi salah satu pusat layanan kesehatan utama di wilayah Karawang Utara.
Saat ini, RSUD Rengasdengklok memiliki total 117 tempat tidur yang terdiri dari berbagai kelas pelayanan. Rinciannya yakni 14 bed VIP, 2 bed VVIP, 10 bed kelas I, 10 bed kelas II, 60 bed kelas III, 10 bed isolasi, dan 11 bed critical care.
Selain kapasitas rawat inap yang cukup besar, rumah sakit tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas kesehatan modern untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Beberapa fasilitas yang tersedia di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, layanan PONEK 24 jam, ICU, PICU, NICU, perinatologi, instalasi bedah sentral, radiologi dan CT-Scan, laboratorium, farmasi, rawat inap, ruang bersalin, ruang laktasi, ambulans hingga ruang jenazah. (MAZ)