BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) lakukan pendampingan dan evaluasi pembangunan daerah sekaligus sinkronisasi sejumlah program nasional dan kebijakan kepala daerah.
Kebijakan ini termasuk yang melibatkan sinergitas bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) HS di Aula Rakat Mufakat, Sekretariat Daerah (Setda) HSS, pada Senin (11/05/2026).
Dibuka secara resmi Bupati H Syafrudin Noor, SE, S.Sos diwakilkan ke Wakil Bupati H. Suriani, S. Sos, M.AP didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H Zulkifli, S.Sos, MAP, para pejabat struktural, termasuk Kabag Ekobang, Kesra, dan Hukum.
Bupati melalui Wabup Suriani menekankan proses pendampingan dan evaluasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan tolak ukur nyata atas keberhasilan pembangunan di daerah.
"Terpenting ukuran keberhasilan program pembangunan itu sendiri. Hasilnya harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini demi mewujudkan pembangunan yang semakin berkualitas dan berdaya saing," kata Wabup.
Kegiatan secara khusus menghadirkan jajaran pengurus Baznas HSS dipimpin Ketua, Muhammad Yunus, beserta anggota.
Wabup berharap Baznas dapat semakin memperluas kontribusinya, terutama dalam memperkuat jaring pengaman sosial di masyarakat. Jalannya diskusi dan evaluasi dikawal oleh Tim Pakar yang terdiri dari Ketua Koordinator DR. H. Hamdi, SE, MM, serta dua anggota tim yakni DR. Diny Mahdany, S.Hi, M. Hi dan Addi Perdana, ST.
"Tim pakar hadir bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk mengawal dan memberikan solusi bagi perangkat daerah. Tujuannya agar pembangunan kita lebih terukur dan tetap berada pada koridor visi-misi daerah yang telah ditetapkan," tegasnya.
Rakor diharapkan dapat menghasilkan rumusan strategis dalam pelaksanaan program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi antara pemda dan instansi vertikal seperti Baznas. (AOL)