Kisah Ibu Nining, Tinggal Menumpang Usai Rumah Roboh Kini Dapat Bantuan RTLH dari Pemkab Serang
Abdul Rosid May 11, 2026 10:17 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Nasib Ibu Nining, warga Kampung Ciburuy RT 09 RW 03, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, perlahan mulai berubah setelah rumah yang ditempatinya roboh saat Ramadan lalu.

Sejak kejadian itu, Nining bersama suami dan anaknya terpaksa tinggal menumpang di rumah mertua karena tidak memiliki biaya untuk membangun kembali rumah mereka.

Kini, harapan baru datang setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan Nining menerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) senilai Rp50 juta.

Baca juga: Bos PT GSK Bungkam Soal Pelatihan KDMP Pandeglang Diduga Senilai Rp4.8 Miliar

Kepastian tersebut diketahui setelah petugas dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang melakukan pengukuran lahan sekaligus pemasangan patok batas di lokasi rumah Nining, Senin (11/5/2026).

Nining mengaku rumah yang ditempatinya memang sudah lama dalam kondisi memprihatinkan. Bangunan tersebut hanya terbuat dari kayu dan bilik tanpa material permanen seperti batu bata maupun semen.

Kondisi rumah semakin rapuh hingga akhirnya roboh saat Ramadan akibat lapuk dimakan usia.

"Sejak rumah saya roboh pas bulan puasa kemarin, saya sama suami dan anak tinggal sementara di rumah mertua. Boro-boro buat bangun rumah, buat makan sehari-hari aja masih kurang," ujar Nining kepada wartawan.

Ia mengatakan, suaminya hanya bekerja sebagai pedagang sayuran dengan penghasilan pas-pasan sehingga tidak mampu membangun rumah sendiri.

"Makanya, saya sangat berharap ada bantuan dari pemerintah supaya kami punya tempat tinggal yang layak," tambahnya.

Setelah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak desa, petugas pemerintah desa bersama tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serang langsung turun ke lokasi untuk melakukan survei dan verifikasi.

Kini, Nining mengaku sangat bersyukur setelah dipastikan menjadi penerima bantuan RTLH senilai Rp50 juta yang nantinya akan ditransfer langsung ke rekening penerima.

"Alhamdulillah senang banget, bersyukur, ada yang membantu karena saya sudah lama pengin dibantu karena rumah saya kondisinya seperti ini," katanya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Desa Kubang Jaya, Adam Malik, mengatakan pengajuan bantuan untuk Nining diprioritaskan karena kondisinya paling mendesak dibanding warga lainnya.

"Pengajuan untuk Ibu Nining kami utamakan terlebih dahulu karena kondisinya sudah mendesak," ujarnya.

Ia menambahkan, masih ada sejumlah warga lain dengan kondisi rumah serupa yang juga akan diajukan bantuan secara bertahap sesuai tingkat kebutuhan dan hasil survei lapangan.

Adam Malik berharap proses pembangunan rumah Nining dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga keluarga tersebut kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.