Nasib Apes Ruko Mie Siantar Fat di Lubuklinggau, Baru 4 Bulan Buka Malah Kebakaran hingga Ludes
Delta Lidina May 12, 2026 08:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ruko tempat usaha milik Mie Siantar Fat di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan hangus dilalap api pada Senin (11/5/2026) pagi. Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat seluruh isi bangunan tak sempat diselamatkan hingga kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa kebakaran itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Timur II sekitar pukul 04.30 WIB. Api melahap ruko yang baru ditempati selama empat bulan tersebut.

Pemilik usaha, Kristian Apat (27), mengaku baru mengetahui tempat usahanya terbakar setelah seseorang datang ke rumahnya sekitar pukul 05.00 WIB untuk memberi kabar.

"Tahunya terbakar ada yang datang ke rumah, disuruh ke ruko katanya tempat usaha terbakar," kata Kristian Apat kepada wartawan.

Saat tiba di lokasi, kondisi api disebut sudah sangat besar. Petugas pemadam kebakaran terlihat berjibaku memadamkan kobaran yang menghanguskan isi ruko.

"Saya datang api sudah besar membakar seisi ruko, petugas damkar ramai," ungkapnya.

Baca juga: Diduga Disebabkan Sisa Tiner Renovasi, Kebakaran Rumah Anggota BPK RI Haerul Saleh Sisakan Misteri

Sebelum insiden terjadi, aktivitas usaha disebut berjalan normal seperti biasa. Ruko ditutup sekitar pukul 22.00 WIB setelah seluruh peralatan dipastikan aman.

"Sebelum ditutup, semua gas sudah dicabut, kemudian baru ditutup seperti biasa," ujarnya.

KEBAKATAN DI SUMSEL - Kondisi terkini ruko Mie Siantar Fat di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kiri, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuklinggau, yang kebakaran, Senin (11/5/2026) pagi. Kebakaran mengakibatkan pemilik merugi hingga ratusan juta rupiah. 
KEBAKATAN DI SUMSEL - Kondisi terkini ruko Mie Siantar Fat di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kiri, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuklinggau, yang kebakaran, Senin (11/5/2026) pagi. Kebakaran mengakibatkan pemilik merugi hingga ratusan juta rupiah.  (TribunSumsel/Eko Hepronis)

Menurut keterangan warga yang berada di sekitar lokasi saat kejadian, awalnya terlihat kepulan asap dari dalam bangunan. Tak lama kemudian api mendadak membesar hingga melalap seluruh bagian ruko.

"Mereka lihatnya asap, kemudian api langsung membesar, sehingga membakar seluruh isi ruko," ungkapnya.

Meski penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui, Kristian menduga api berasal dari korsleting listrik. Dugaan itu muncul karena seluruh sambungan kompor gas disebut telah dilepas sebelum tempat usaha ditutup.

"Keluar api dari dalam itu, apa korsleting atau apa belum tahu pastinya," ujarnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. (TribunNewsmaker/TribunSumsel)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.