- Kapal selam nuklir Amerika Serikat (AS) muncul di sekitar Gibraltar pada Minggu (10/5/2026) malam.
Memunculkan berbagai spekulasi di tengah ketegangan antara Amerika dengan Iran, termasuk perang nuklir.
Mengutip Tribunnews pada (12/5), hal ini menurut laporan dari Gibraltar Broadcasting Corporation (GBC).
Laporan itu menyebut bahwa USS Alaska terlihat di sekitar Gibraltar di bawah pengamanan ketat.
Perlu diketahui di awal, Gibraltar memiliki peran strategis karena menjadi gerbang utama dari Samudra Atlantik ke Laut Mediterania.
Terutama, di tengah potensi meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Jalur yang sering dilalui armada NATO dan kapal perang Amerika Serikat menuju kawasan Timur Tengah.
Otoritas setempat juga menetapkan zona larangan sejauh sekitar 200 meter di area South Mole hingga waktu yang belum ditentukan.
Selain USS Alaska, tim Royal Marines Inggris dilaporkan turut diterjunkan ke wilayah tersebut menggunakan pesawat angkut RAF.
Sebagai informasi, kemunculan USS Alaska menjadi sorotan setelah Donald Trump secara terbuka mengkritik respons Iran terhadap proposal perdamaian terbaru.
Melalui Truth Social, Trump menyatakan bahwa tanggapan Teheran atas usulan penghentian konflik tersebut sama sekali tidak dapat diterima.
“Saya baru saja membaca respons dari apa yang disebut ‘perwakilan’ Iran. Saya tidak menyukainya — TOTALLY UNACCEPTABLE!” tulis Trump.
Adapun, kemunculan USS Alaska memicu spekulasi di media sosial bahwa kapal selam tersebut menuju Laut Mediterania di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, meski belum ada konfirmasi resmi mengenai misinya.
Kapal ini merupakan bagian dari armada kapal selam strategis Amerika Serikat yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama militer AS.