Laporan Wartwan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNG - Seorang wanita diduga menjadi korban tabrak lari di wilayah Desa Pamegarsari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.
Dalam video yang beredar, CCTV merekam kejadian yang dialami oleh ibu-ibu di persimpangan Gang Masjid Al Irfan.
Nampak korban hendak menyebrang jalan bersama bersebelahan dengan seorang pria di persimpangan jalan yang cukup ramai
Ketika melangkah, tiba-tiba sepeda motor keluar dari dalam gang di belakangnya kemudian menabraknya.
Terlihat pengendara dan penumpang kendaraan merupakan anak di bawah umur yang hanya diam usai menabrak orang yang lebih tua.
Bahkan, ketika korban digotong oleh warga untuk dibawa ke pinggir jalan, bocah tersebut menepikan kendaraanya namun hanya duduk di atas motor dan menyaksikan.
Dikabarkan, saat kejadian warga hanya berfokus pada korban yang nengalami cidera patah pada kaki sehingga penabrak pergi begitu saja.
Baca juga: Bertakziah ke Rumah Warga Parungpanjang Korban Kecelakaan, Pemkab Bogor Pastikan Haknya Terpenuhi
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Parung melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pengecekan, Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Benar, kejadian pada hari Minggu tanggal 10 Mei 2026 Pukul 14.00 Wib, dan di ketahui korban berinisial MW 57 tahun," ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Pihak kepolisian pun mendatangi tempat tinggal korban yang berada di Kampung Sawah di desa dan kecamatan yang sama dengan lokasi kejadian.
Menurutnya, berdasarkan keterangan pihak keluarga korban mengalami retak di pergelangan kaki.
"Untuk korban di bawa ke ahli patah tulang di wilayah Cidokom, Gunungsindur," terangnya.
Sementara itu, ia mengungkapkan bahwa identitas penabrak telah diketahui yakni berinisial M dan juga merupakan warga Parung.
Lebih lanjut, Kompol Maman Firmansyah mengatakan bahwa persoalan ini akan diselesaikan secara musyawarah antar kedua belah pihak.
"Keluarga korban sudah memaafkan dan akan diselesaikan secara kekeluargaan dan pihak orang tua pelaku akan melakukan musyawarah," katanya.