TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Rudy Susmanto angkat bicara terkait adanya aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.
Rudy Susmanto menekankan bahwa tidak akan melindungi anak buahnya yang terbukti melakukan pelanggaran berat.
Ia memastikan bahwa ASN yang terbukti melanggar akan diberikan sanksi tegas karena telah mencoreng dan menyimpang dari komitmen memerangi narkoba.
"Pemerintah Kabupaten Bogor akan memberikan sanksi yang tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Rudy Sumanto juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan transparan dalam menangani perkara yang dilakukan oleh penyelenggara negara di Kantor Kecamatan Klapanunggal tersebut.
"Pada saat kami memiliki niatan bersama dalam memerangi narkoba, maka pemerintahnya pun harus hadir dalam kondisi yang prima, harus hadir dalam kondisi yang bebas dari narkotika dan obat-obatan telarang," katanya.
ASN tersebut berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang bertugas di Kantor Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
Pengungkapan perkara penyalahgunaan narkotika terhadap PPPK itu dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor beberapa waktu lalu.
Hal itu diungkap Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam rilis pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang selama tiga bulan terakhir.
"Dari penggeledahan terhadap tersangka AW tersebut, terdapat pengakuan bahwa yang bersangkutan sudah menggunakan sabu dari 2024," ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemberantasan narkoba yang tidak pandang bulu.
Bahkan, kata dia, Bupati Bogor Rudy Susmanto pun mendukung langkah tersebut dan meminta penanganan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Ia pun mengaskan bahwa hal ini membuktikan komitmen bersama dalam memberantas peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba.
"Pada saat kejadian Pak Bupati juga langsung telpon saya, Pak Kapolres tolong ini ditindak betul sehingga menjadi contoh keras untuk ASN yang lain sehingga tidak ada lagi ASN yang lain yang akan melakukan penyalahgunaan narkoba," katanya.