Penonton Film Pesta Babi di Kota Pekanbaru Capai Dua Ratus Orang
M Iqbal May 13, 2026 10:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Pemutaran Film Dokumenter, Pesta Babi di kampus UIN Suska Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (13/5/2026) mendapat sambutan antusias penonton. Mereka memadati ruangan yang menjadi lokasi nonton bareng atau nobar film garapan Dandhy Laksono.

Ada dua ratus orang penonton hadir dalam nobar kali ini. Kebanyakan yang menyaksikan film dokumenter tentang dampak ekploitasi hutan adat di Papua ini dari kalangan mahasiswa.

Namun ada juga kalangan profesional juga ikut dalam nobar itu. Satu di antaranya, Adha Nuraya yang sengaja hadir dalam nonton bareng dan diskusi film kali ini.

"Ini edukasi bagi masyarakat, film ini sebuah karya yang membuat takut mereka," ujarnya dengan lugas usai acara.

Dirinya menilai bahwa dalam film ini memperlihatkan militeristik di Papua. Ia juga berpendapat bahwa film ini memperlihatkan kondisi terkini Papua.

"Ternyata ada perkara lain selain emas di sana, hutan ternyata masih menjanjikan. Sehingga ada VOC baru yang menjajah, perusahaan-perusahaan yang ada di sana," paparnya.

Ilham Muhammad Yasir mewakili Aliansi Jurnalis Independen mengatakan bahwa pemutaran film dokumenter ini mengundang antusias banyak pihak. Kabar nobar ini langsung mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Apalagi film Pesta Babi sangat kontekstual dengan kondisi Riau di masa lalu. Hal ini yang mengundang tanggapan positif dari berbagai kalangan.

"UIN juga merespon, maka pemutaran berlangsung di UIN Suska, jumlah penonton juga melebihi kapasitas ini," jelasnya.

Ilham menyampaikan bahwa UIN sempat beberapa kali menjadi lokasi pemutaran film dokumenter. Satu di antaranya film kolaborasi dengan KPK.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.