Harga Unta Mojokerto Lebih dari Rp 200 Juta, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Ikut Tawar Harga
Dyan Rekohadi May 13, 2026 10:32 PM

 


SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Kehadiran Unta Timur Tengah yang diimpor oleh peternakan Berkah Wafa Fram (BWF) di Dusun Dateng, Desa Watesnogoro, Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jatim sukses menarik perhatian publik.

Tidak hanya masyarakat umum, sejumlah pejabat hingga Polisi kini mulai melirik bahkan berminat membeli unta yang didatangkan dari Australia tersebut.

Salah satunya adalah Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto yang mengetahui adanya peternakan unta viral di media sosial dari kerabatnya.

Baca juga: Viral Peternakan Unta di Ngoro Kabupaten Mojokerto, Jadi Lokasi Wisata Dadakan

 

Siap Borong Unta Mojokerto

Menurut AKBP Edy, dirinya berkunjung ke Mojokerto usai diminta kerabatnya yang memiliki usaha Mini Zoo untuk melihat kondisi satwa secara nyata di peternakan. 

"Kebetulan ada saudara memiliki usaha Mini Zoo yang berkeinginan untuk membeli unta itu. Karena tempat saya (Surabaya) cukup dekat dengan lokasi, maka saya dimintai tolong mengecek yang ternyata menarik juga," ujar AKBP Edy saat ditemui di peternakan unta, Ngoro," Rabu (13/5/2026). 

Rencana dari kerabatnya, unta jenis punuk satu di peternakan ini akan diborong untuk menambah koleksi hewan di kebun binatang kecil Jawa Timur. 

"Rencananya cuma beberapa pasang, tapi cuma tersedia yang bisa dijual 3 pasang. InsyaAllah kita ambil semuanya, kalau harganya boleh ditanyakan ke pemiliknya yang jelas kita diberi harga khusus," ucap AKBP Edy. 

Edy tampak sudah terbiasa berinteraksi dengan satwa khas gurun pasir itu. 

Ia beberapa kali memberikan pakan unta dengan sayuran wortel.

Si unta jinak melahap semua wortel yang diberikannya. 

Tangan Edy sesekali mengelus leher bawah unta seolah manja dengan pengunjung.

Ia berharap hewan mamalia ini dapat dibudidayakan di Indonesia, sehingga dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas. 

"Mudah-mudahan ini bisa berkembang di Indonesia, menjadi salah satu hewan yang bisa dikembangkan. Sehingga, semakin banyak hewan peliharaan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," pungkasnya. 

 

Harga di Atas Rp 200 Juta


Pemilik peternakan Faisal Effendi (45) menyebut, dirinya menyambut baik kedatangan pengujung yang ingin membeli unta di peternakannya. 

Namun, sampai saat ini masih dalam tahap penjajakan tawar menawar, belum ada akad jual beli hewan ternak. 

Harga unta tidak pasti, tidak ada patokan namun untuk saat ini dikisaran di atas Rp 200 juta. 

"Unta yang laku masih beberapa karena ada dipinjam teman (Peternak). Kalau tadi masih tahap awal karena belum ada kesepakatan, jika ada DP (Down Payment) baru itu bisa dikatakan terjual," tukasnya. 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.