Geram Anak Disenggol, Ahmad Dhani Sebut Tudingan Lita Gading Sebagai Hoaks dan Framing Jahat
Moch Krisna May 13, 2026 11:32 PM

 






TRIBUNSUMSEL.COM --
Musisi sekaligus anggota DPR RI Ahmad Dhani bersiap mengambil langkah hukum menyusul dugaan perundungan psikis yang menimpa putrinya, Safeea. 

Dhani menegaskan bahwa tindakan tersebut telah melampaui batas kritik publik dan melanggar aturan perlindungan anak di bawah umur.

Didampingi kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian, Ahmad Dhani menyebut kasus dugaan bully terhadap Safeea kini telah naik ke tahap penyidikan.

Menurut pihaknya, peningkatan status perkara itu menandakan adanya dugaan unsur pidana yang ditemukan penyidik.

“Perkara ini sudah naik sidik. Artinya sudah ditemukan unsur pidana,” kata Aldwin Rahadian saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026) melansir GRID ID.

Tak hanya itu, Aldwin juga menyinggung dugaan adanya kekerasan psikis yang disebut dilakukan dengan dalih edukasi. Ia bahkan membawa jurnal internasional karya ahli forensik linguistik Profesor Andika Dutha Bahcari yang disebut mengulas kasus tersebut sebagai bentuk “kejahatan terselubung”.

Menurut Aldwin, kata-kata yang disampaikan kepada Safea dinilai mengandung stigmatisasi terhadap anak di bawah umur. Ia menilai tindakan tersebut bukan edukasi, melainkan bentuk provokasi yang berdampak pada kondisi psikologis anak.

“Ini bukan mengedukasi, tapi memprovokasi dan menstigmatisasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ahmad Dhani secara terang-terangan menyebut apa yang disampaikan Lita Gading sebagai hoaks. Suami Mulan Jameela itu membantah adanya dasar kuat atas tudingan yang diarahkan kepada keluarganya.

“Semua yang diomongin itu hoaks, nggak ada buktinya. Ini framing kejahatan dan itu yang harus dilawan,” ujar Ahmad Dhani.

Dhani juga menegaskan bahwa dirinya sudah terbiasa menerima kritik maupun hujatan sebagai figur publik. Namun, ia tidak terima jika anaknya ikut terseret dan menjadi sasaran bully di media sosial.

“Kalau terhadap saya nggak masalah, saya bully-proof. Tapi kalau anak di bawah umur yang diserang, tentu akan kami proses hukum,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Dhani juga mengaku kini berusaha memperkuat mental putrinya agar tidak terpengaruh komentar negatif di media sosial.

Ia bahkan menyebut dunia maya dipenuhi banyak “penjahat” yang menyebarkan hoaks dan perundungan.

Kasus ini pun terus menjadi sorotan publik karena melibatkan isu perlindungan anak, media sosial, hingga dugaan kekerasan psikis yang kini tengah diproses secara hukum.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.