Jakarta (ANTARA) - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa menegaskan timnya tidak sedang berada di titik terendah meski kembali gagal meraih gelar domestik pada dua musim terakhir.
“Saya terkejut mendengar kami disebut sudah berada di titik terendah. Kalau begitu, klub lain berada di posisi apa? Kami tidak pernah sampai 50 tahun tanpa memenangkan apa pun,” kata Arbeloa, dikutip dari laman klub, Kamis.
Madrid dipastikan gagal mempertahankan peluang juara Liga Spanyol 2025/2026 setelah kalah 0-2 dari Barcelona pada laga El Clasico, Senin (11/5). Hasil itu sekaligus memastikan Barcelona meraih gelar juara liga dua musim beruntun.
Skuad berjuluk Los Blancos itu pun hanya dapat mengunci posisi runner-up klasemen. Peringkat mereka tidak akan tergeser bahkan seandainya kalah dari tim degradasi Real Oviedo pada laga Jumat (15/5) dini hari WIB.
Tekanan terhadap sang pelatih Arbeloa pun diyakini meningkat setelah Madrid hanya meraih dua kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi. Meski demikian, mantan bek timnas Spanyol itu menilai situasi klub masih jauh dari kata krisis.
"Real Madrid berada di level ini karena standar yang sangat tinggi. Saya tidak akan berani mengatakan Real Madrid tidak akan memenangkan apa pun musim depan," ujar Arbeloa.
Dia juga yakin skuad Madrid akan lebih kompetitif musim depan. Menurut Arbeloa, kegagalan musim ini merupakan bagian dari dinamika sepak bola.
"Kami akan memiliki skuad yang lebih kuat. Ini olahraga, tidak ada klub yang memenangkan Liga Champions atau La Liga setiap tahun," tutur dia.
Juru taktik berusia 43 tahun itu juga meminta dukungan penuh suporter di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi timnya.
"Saya selalu mengatakan Real Madrid lebih kuat ketika kami bersatu. Pada masa sulit, kami harus tetap bersama seperti keluarga. Kami selalu bangkit kembali," tutur Arbeloa.
Di sisi lain, masa depan Arbeloa di Santiago Bernabeu terus menjadi sorotan. Nama Jose Mourinho disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk kembali menangani Madrid musim depan.
Menanggapi rumor tersebut, Arbeloa memilih fokus menyelesaikan musim terlebih dahulu.
“Saya memahami semua pertanyaan mengenai masa depan saya dan Real Madrid. Namun, saya berharap keputusan saya untuk fokus pada laga melawan Oviedo, lalu Sevilla, dan Athletic Bilbao bisa dihormati,” ujar dia.





