Tertimpa Patung Roboh di Museum Ranggawarsita Semarang, Siswa Kelas 2 SD Asal Bergas Meninggal
Rustam Aji May 14, 2026 11:07 AM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang siswa kelas 2 SD asal Bergas, Kabupaten Semarang, meninggal dunia setelah tertimpa patung hias di area halaman belakang Museum Ranggawarsita, Kota Semarang.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (11/5/2026).

Korban sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (12/5/2026) pagi.

Kanit Reskrim AKP Suprapto mengatakan, peristiwa itu terjadi di Pintu Utara Museum Ranggawarsita, Jalan Abdulrahman Saleh No 1, Kelurahan Kalibanteng Kidul, Kecamatan Semarang Barat.

Korban diketahui bernama Arvino Faezya Adiwongso, siswa asal Bergas Lor, Kabupaten Semarang. 

Saat kejadian, korban mengikuti kegiatan outing class bersama rombongan PAUD Jumara.

“Sekitar pukul 08.00 WIB rombongan PAUD Jumara datang ke Museum Ranggawarsita. Setelah itu mereka mengikuti kegiatan keliling Kota Semarang menggunakan bus tingkat milik Dishub Provinsi Jawa Tengah,” kata Suprapto, Rabu (13/5/2026).

Seusai mengikuti wisata keliling kota, sekitar pukul 10.00 WIB korban bersama neneknya menuju area pintu utara museum untuk berfoto di dekat sebuah patung hias taman bergambar sosok pria berjenggot memikul beban.

Menurut keterangan polisi, saat itu perhatian nenek korban teralihkan karena mengejar cucu lainnya yang berlari dari lokasi. 

Di saat bersamaan, korban diduga memanjat patung hingga akhirnya patung tersebut roboh dan menimpa tubuh korban.

Baca juga: Jateng Kesulitan Penuhi 87 Persen Lahan Baku Sawah sebagai Syarat Bentuk RTRW

“Korban sempat merangkak keluar dari reruntuhan patung. 

Saat itu korban mengalami luka lecet di bagian muka dan mengeluh sesak napas,” jelasnya.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Columbia Asia Semarang untuk mendapatkan penanganan medis. 

Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya pendarahan di bagian hati sehingga korban harus menjalani operasi pada malam harinya.

Pada Rabu pagi sekitar pukul 07.50 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Sementara itu, Ketua Museum Ranggawarsita, Agung Raharjo, membenarkan kejadian tersebut. 

Dia mengatakan korban sebelumnya sempat bergelantungan di patung hias taman sebelum patung itu jatuh.

“Informasinya anak tersebut bermain di sekitar patung, kemudian memanjat dan bergelantungan di patung itu. 

Setelah itu patung terjatuh dan menimpa anak,” katanya.

Menurut Agung, saat petugas museum datang ke lokasi, korban masih dalam kondisi sadar dan bisa berkomunikasi. 

Baca juga: Beda Nasib dengan Ndholo Kusumo, Ponpes Al Anwar Jepara Batal Dibekukan, Yayasan Pilih Pecat AJ

Korban lalu diantar ke Rumah Sakit Columbia Asia oleh pihak keluarga bersama pegawai museum.

Dia menyebut, secara kasat mata kondisi patung sebelumnya terlihat normal dan sudah berdiri bertahun-tahun di lokasi tersebut.

“Patung itu sudah lama berada di sana dan selama ini tidak pernah terjadi apa-apa, saat jatuh pun patungnya tidak pecah. 

Kemungkinan karena digelantungi jadi tidak seimbang, tapi untuk detail pastinya kami juga tidak melihat langsung,” ujarnya.

Pascakejadian, pihak museum langsung memindahkan patung tersebut dan mulai melakukan pengecekan terhadap patung maupun aset lain di area museum untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Hingga kini, pihak keluarga korban disebut belum membuat laporan resmi ke Polsek Semarang Barat. (rez)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.