TRIBUNSTYLE.COM - Ayu Aulia akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (13/5/2026).
Permintaan maaf itu muncul setelah kegaduhan yang sempat terjadi akibat pengakuannya terkait hubungan masa lalu dengan seorang pejabat berinisial R yang menjabat sebagai Bupati.
Dalam unggahannya, Ayu Aulia mengungkapkan penyesalan atas kegaduhan yang terjadi.
Ia menyadari bahwa ucapannya telah menimbulkan reaksi yang cukup besar di ruang publik.
Ayu Aulia lantas meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul.
Ia berharap situasi yang terjadi dapat dipahami dengan bijak.
Ayu juga menegaskan bahwa saat ini dirinya sedang fokus pada proses pemulihan kesehatan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan ia ingin menenangkan diri dari berbagai tekanan.
Baca juga: Rahim Ayu Aulia Diangkat, Lisa Mariana Sebut Karma, Klaim Pernah Dipaksa Aborsi: Biar Dia Dapat Duit
"Aku minta maaf kepada semua pihak dan juga teman-teman netizen atas kegaduhan yang terjadi. Sampai hari ini aku masih dalam proses memulihkan diri, baik secara fisik maupun mental," tulis Ayu Aulia dalam unggahan instagramnya.
Terkait teka-teki sosok pria berinisial R yang menjadi buah bibir, Ayu secara tegas menyatakan belum bisa memberikan penjelasan lebih detail.
"Tentang sosok berinisial R, untuk saat ini aku belum bisa menyampaikan lebih jauh. Bukan karena ingin cerita semakin ramai, tapi karena ada hal-hal yang memang belum bisa aku buka ke publik," ungkapnya.
"Guys tolong ya, saya gak pernah spill R itu siapa ya. Jangan buat hoax dan hancurkan masa depan dan keluarga orang baik-baik," tambahnya dalam unggahan berbeda.
Ayu pun berharap publik bisa memahami posisinya yang tengah berada dalam tekanan fisik dan psikis.
"Aku harap kalian bisa mengerti posisi aku. Terima kasih untuk yang sudah memberi doa dan dukungan tanpa menghakimi," lanjutnya.
Di balik klarifikasinya soal kegaduhan di medsos, terungkap fakta mengenai kondisi kesehatan Ayu Aulia.
Melalui siaran langsung di Instagramnya, Kamis (14/5/2026) diketahui Ayu saat ini masih terbaring di rumah sakit.
Perjuangan Ayu melawan penyakitnya mencapai titik di mana ia harus merelakan organ reproduksinya.
Ayu membagikan foto tumor serta mengabarkan bahwa rahimnya telah diangkat melalui prosedur operasi.
"Sampai akhirnya tumor terus ada di rahimku, berkali-kali aku operasi dari tahun ke tahun, bulan ke bulan.. lalu menyebar dan harus aku relakan rahim ini," curhat Ayu dengan nada sedih dalam keterangan fotonya.
Meski harus menghadapi kenyataan pahit tersebut, Ayu mencoba tegar dan terus berupaya untuk sembuh total dari tumor yang selama ini menggerogoti tubuhnya.
Pengakuan Ayu Soal Hubungannya dengan Bupati Berinisial R
Konflik ini mencuat ketika sosok R mencoba membangun narasi di depan publik bahwa hubungannya dengan Ayu hanyalah bagian dari masa lalu yang sudah selesai.
Namun, Ayu menepis keras klaim tersebut dengan membeberkan bukti-bukti pertemuan yang masih terjadi hingga tahun 2025.
Ayu mengungkapkan bahwa setelah rangkaian acara pelantikan di Majalengka pada akhir Februari 2025, sang Bupati nyatanya masih menjalin komunikasi intens dan mengajak bertemu.
"Jangan menyebutku masa lalu untuk menenangkan publik ketika kenyataannya tahun lalu kamu masih bertemu denganku," tulis Ayu dalam unggahannya.
Salah satu bukti kuat yang ditunjukkan adalah pesan WhatsApp tertanggal 6 Maret 2025, di mana R mengajak Ayu untuk bertemu dan berbuka puasa bersama di sebuah tempat bernama 'Hoy' pada pukul 17.45 WIB.
"Iya sore di Hoy kan ketemunya? Jam 17.45 ya sekalian buka puasa bu," tulis pesan tersebut.
Tak hanya itu, bukti perhatian kecil seperti kiriman foto kaki R yang keseleo saat menuju tenda pada hari Jumat, serta kiriman bunga dan cokelat pada hari Valentine (15 Februari 2025) menjadi bukti bahwa hubungan mereka tidaklah "selesai" seperti yang dicitrakan.
Baca juga: Ayu Aulia Kehilangan Rahim Buntut Berhubungan dengan Pejabat R, Lisa Mariana Sindir: Hobi Aborsi
Bagian paling memilukan dari narasi Ayu adalah dampak kesehatan yang harus ia tanggung sendirian.
Ayu mengunggah foto hasil USG yang menunjukkan adanya tumor besar di dalam rahimnya.
Kondisi medis yang sudah menyebar tersebut memaksa Ayu harus menjalani pengobatan berat selama 7 minggu hingga akhirnya ia harus kehilangan rahimnya.
Sambil membagikan foto dirinya yang terbaring lemah dengan peralatan medis lengkap di rumah sakit, Ayu mencurahkan rasa hancurnya.
"Kehilangan rahim, kehilangan masa depan yang dulu aku bayangkan, dan menjalani semuanya sendirian bukanlah hal kecil untuk dilupakan begitu saja," ungkapnya pedih.
Ia merasa sakit hati karena saat ia berjuang melawan penyakitnya, ia justru menjadi sasaran perundungan dan disalahkan oleh publik demi menjaga citra sang pejabat.
Adapun diketahui penyebab Ayu Aulia sampai memiliki tumor dirahimnya yang berujung pengangkatan rahim lantaran dirinya pernah melakukan tindakan aborsi.
Ayu menegaskan bahwa tujuannya bersuara bukanlah untuk mencari sensasi atau sekadar menjatuhkan posisi R. Ia hanya ingin rasa sakitnya diakui dan kebenaran tidak dikubur lewat narasi pencitraan.
Ia mempertanyakan mengapa saat pertemuan di Hotel Fairmont Jakarta, sang Bupati sempat merasa khawatir jika pertemuan mereka direkam.
Menurut Ayu, sikap denial dan penyangkalan yang dilakukan R sangat tidak terhormat jika dibandingkan dengan kenyataan yang pernah mereka jalani bersama secara sadar.
"Aku tidak butuh pembelaan siapa yang paling benar. Saya hanya ingin Bapak melihat saya sebagai manusia yang benar-benar hancur karena semua ini," tulisnya yang ditujukan langsung kepada sang Bupati.
"Kamu boleh menyebutku masa lalu di depan publik, tapi hati nuranimu tahu kenyataannya. Kejujuran jauh lebih terhormat daripada menyangkal seseorang yang pernah kamu dekati dengan sadar," tegas Ayu.