Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menegaskan kepada personel Polisi jangan terlibat penyalahgunaan narkoba apalagi sebagai pengedar narkoba.
Baca juga: Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues, Minta Personel Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat
Karena, Polda Aceh memberikan perhatian serius terhadap upaya dalam pemberantasan narkoba di Aceh.
Irjen Pol Marzuki Ali Basyah juga menegaskan bahwa pengungkapan kasus narkotika harus dilakukan secara maksimal hingga menyentuh jaringan peredaran sampai ke akar-akarnya dan pelaku utama.
"Saya ingatkan kembali agar tidak ada personel Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Untuk itu, pengawasan internal dan pelaksanaan tes urine berkala terhadap personel diminta terus dilakukan secara konsisten," tegas Irjen Pol Marzuki Ali Basyah saat melaksanakan kunjungan kerja (Kunker ) ke Polresta Banda Aceh, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan itu dalam rangka pembinaan internal, penguatan pelayanan kepolisian, profesionalisme polri menjaga Kamtibmas.
Kedatangan Kapolda Aceh bersama Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny Ira Marzuki, didampingi Wakapolda, Irwasda dan PJU Polda Aceh beserta Pengurus Bhayangkari Daerah Aceh.
Penyambutan rombongan Kapolda Aceh dengan prosesi adat Aceh berupa pengalungan bunga, tarian Ranup Lampuan, dan Peusijuek sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu serta kearifan lokal Aceh.
Kehadiran Kapolda langsung disambut Kapolresta Banda Aceh Kombes Andi Kirana beserta pejabat utama, para Kapolsek jajaran, personel Polresta Banda Aceh, Bhayangkari, serta unsur Forkopimda Kota Banda Aceh.
Baca juga: Kapolda Aceh Ajak Gubernur, Sekda dan Ketua DPRA Salam Komando
Dalam kegiatan yang dipusatkan di Meuligoe Rastra Sewakottama tersebut, Kapolresta Banda Aceh memaparkan laporan satuan terkait situasi kamtibmas, capaian kinerja, penegakan hukum, serta upaya pemeliharaan keamanan di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.
Selain itu, turut dipaparkan berbagai program pelayanan publik yang humanis, responsif, dan berbasis pendekatan kemasyarakatan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga menyerahkan tali asih kepada anak yatim dari keluarga personel Polresta Banda Aceh sebagai bentuk perhatian dan kepedulian institusi terhadap keluarga besar kepolisian.
Penghargaan turut diberikan kepada seorang warga Banda Aceh yang dinilai berperan aktif membantu tugas kepolisian melalui pelaporan dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melalui layanan Call Center 110.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Aceh melaksanakan pembinaan dan arahan kepada pengurus serta anggota Bhayangkari Cabang Kota Banda Aceh.
Dalam kegiatan tersebut, Ny Ira Marzuki turut menyerahkan tali asih kepada warakawuri, bingkisan kepada kader posyandu dan guru TK, serta bantuan tas sekolah bagi murid TK Kemala Bhayangkari Polresta Banda Aceh.
Dalam arahannya kepada personel, Kapolda Aceh menekankan pentingnya meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan integritas anggota Polri di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks.
Di bidang pembinaan personel, Kapolda turut menekankan pentingnya pengawasan kesehatan anggota serta penguatan manajemen sumber daya manusia guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang optimal.
Kapolda juga menegaskan bahwa mutasi personel merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja, penyegaran, dan pembinaan karier anggota Polri.
Pada sesi arahan, Kapolda kembali mengingatkan agar pelaksanaan restorative justice dilakukan sesuai ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku,”pungkas Kapolda Aceh. (*)
Baca juga: Kapolda Aceh Ajak Influencer Sebarkan Informasi Positif dan Hindari Konten yang Melanggar Hukum