TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kantor Pertanahan (Kantah) Fakfak, Papua Barat, tengah menyusun Neraca Penatagunaan Tanah (NPGT) Regional sebagai upaya mendukung penataan ruang dan pengelolaan pertanahan yang berkelanjutan.
Dalam prosesnya, Kantah Fakfak bekerja sama dengan Tim Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua Barat.
“Kegiatan NPGT ini menjadi bagian penting dalam inventarisasi, analisis, serta penyelarasan pemanfaatan tanah,” ujar Kepala Kantah Fakfak, Muhamad Biarpruga, di Fakfak, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, tujuan utama penyusunan NPGT adalah mendukung perencanaan pembangunan wilayah agar lebih tertata, efektif, dan tepat sasaran.
“Melalui koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak, kita harapkan NPGT Regional dapat menjadi dasar dalam mewujudkan tata guna tanah yang optimal, produktif, serta selaras dengan arah pembangunan daerah,” tambahnya.
Baca juga: Kantah Fakfak Terima Kunjungan Tim Kanwil BPN Papua Barat, Bahas Penyusunan NPGT Regional
Lebih lanjut, Muhamad menerangkan bahwa NPGT merupakan dokumen yang memuat data keseimbangan antara ketersediaan tanah dan pemanfaatannya di suatu wilayah.
“Secara sederhana, NPGT berfungsi untuk melihat tanah yang tersedia, tanah yang sudah dimanfaatkan, kesesuaian penggunaan tanah dengan tata ruang, serta potensi konflik atau ketidaksesuaian pemanfaatan lahan,” jelasnya.
Menurutnya, NPGT juga berperan sebagai dasar perencanaan tata ruang, termasuk dalam menentukan kawasan permukiman, pertanian, industri, konservasi, dan lainnya.
“Selain itu, NPGT membantu mengendalikan penggunaan tanah agar sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta mencegah konflik pertanahan karena data pemanfaatan tanah lebih jelas dan terukur,” tegasnya.
Muhamad menambahkan, keberadaan NPGT mendukung pembangunan berkelanjutan dengan memastikan lahan produktif, kawasan hutan, dan daerah resapan tidak dialihfungsikan sembarangan.
“Dokumen ini menjadi dasar pengambilan kebijakan dalam pemberian izin lokasi, investasi, reforma agraria, hingga proyek strategis pemerintah,” tutupnya.