Akses Bintang-Serule Kembali Normal, BPBD Aceh Tengah Siagakan Alat Berat Antisipasi Longsor Susulan
Sri Widya Rahma May 14, 2026 03:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah mengambil langkah taktis dengan menyiagakan alat berat di jalur lintas Bintang-Serule. 

Baca juga: Longsor Kembali Lumpuhkan Akses Bintang-Serule Aceh Tengah, Puluhan Warga Terjebak

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi longsor susulan setelah material tanah dan lumpur kembali menutup badan jalan di kawasan Jamur Lokop Dedamar.

Satu Unit Ekskavator Disiagakan

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Tengah, Iwan Ilham Abadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerja ekstra sejak Rabu (13/5/2026) malam, untuk membersihkan material di lokasi yang masih rawan pergerakan tanah. 

Petugas bertahan di lokasi hingga pukul 23.00 WIB guna memastikan situasi tetap terkendali sebelum kembali ke pusat kota Takengon. 

“Tadi malam sudah kita bersihkan, ada satu titik tanah masih bergerak kita tadi malam disana untuk atisipasi itu, kita tunggu sampai jam 11 tadi malam  baru kembali ke kota takengon,” kata Iwan pada Kamis (14/5/2026).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini, satu unit ekskavator tetap disiagakan di lokasi agar proses pembersihan bisa langsung dilakukan jika terjadi longsor kembali.

Baca juga: Akses Utama Bintang-Serule Aceh Tengah Kembali Terendam Lumpur, Warga Keluhkan Lambatnya Penanganan

Puluhan Warga Sempat Terjebak Longsor Susulan

Kejadian longsor susulan ini sempat memicu kepanikan warga karena akses utama penghubung Kecamatan Bintang menuju Desa Serule sempat lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat pada Rabu (13/5/2026) pagi.

Puluhan warga yang terdiri dari pedagang, petani, hingga tenaga pengajar dilaporkan terjebak di lokasi. 

Salah seorang guru Sekolah Dasar (SD), Riski kepada TribunGayo.com pada Rabu (13/5/2026), mengaku tidak dapat melaksanakan tugas mengajarnya karena kendaraan tidak mampu melewati timbunan tanah dan genangan lumpur yang cukup tinggi.

Kapolsek Bintang, AKP Feri, yang meninjau lokasi bersama personelnya, menjelaskan bahwa longsor ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (12/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. 

Dari hasil pemantauan, terdapat empat titik longsor yang menimbun badan jalan sepanjang kurang lebih 30 meter di wilayah Kampung Dedamar hingga Jamur Konyel. 

Selain timbunan tanah, sebuah jembatan di Kampung Jamur Konyel juga dilaporkan putus akibat terjangan banjir dan longsor.

Meskipun saat ini jalur mulai bisa dilalui secara perlahan, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas, mengingat potensi bahaya dari material bebatuan dan tanah yang masih labil. (*)

Baca juga: Dinsos Aceh Tengah Salurkan Bantuan Material Bangunan dan Sembako untuk Warga Rentan di Bintang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.