TRIBUNNEWS.COM - Manchester United tengah mencoba memanfaatkan kerenggangan antar-pemain Real Madrid, Federico Valverde dengan Aurelien Tchouameni.
Tapi sayangnya, Velverde mengalami dampak yang lebih. Ia harus menjalani perawatan medis karena terbentur meja di bagian kepalanya.
Tapi menurut sejumlah pihak berasumsi, luka yang dialami Valverde berasal dari pertengkarannya dengan Tchouameni.
Insiden itu membuat Valverde kemungkinan absen di sisa pertandingan Real Madrid musim ini.
Ia menyampaikan permohonan maaf yang sangat menyesal ke hadapan publik melalui media sosiap pribadinya.
Tapi ternyata, insiden ini memicu hal lain yang tidak mengenakkan, menurut laporan Mirror.
Para petinggi klub masih marah dengan gelandang asal uruguay tersebut, dan tidak menutup kemungkinan untuk menjualnya pada musim panas mendatang.
Ditambah dengan keberpihakan sebagai pemain-pemain senior Los Blancos kepada Tchouameni, mereka juga menginginkan Valverde dijual.
Tapi masalahnya, Valverde masih terikat dengan Real Madrid hingga tiga tahun ke depan. Kontraknya baru akan berakhir pada Juni 2029.
Jika Real Madrid mempertimbangkan untuk menjual Valverde musim panas ini, kemungkinan besar harganya akan turun di bawah nilai pasarnya karena citra negatif yang melekat di mata publik.
Menjual Valverde bukan keputusan ideal untuk Madrid secara finansial, menurut laporan Football Espana.
Tapi itu bisa terjadi karena hubungannya dengan rekannya yang telah rusak. Tidak ada pilihan lain untuk melepasnya.
Situasi inilah yang dimanfaatkan Manchester United.
Pertama dari segi harga, lalu ketersediaannya di bursa transfer, dan peran yang bisa dia berikan dalam permainan tim Setan Merah.
Terutama di sektor lini tengah di mana Manuel Ugarte dan Casemiro rencananya akan hengkang pada musim panas mendatang.
Masalahnya, Valverde dalam beberapa musim terkahir tidak murni bermain sebagai gelandang tengah.
Ia lebih kerap bermain melebar di sisi sayap, baik sebagai bek kanan maupun gelandang sayap kanan. Momen yang dia rasa bukan kapasitas utamanya sehingga tidak dapat menampilkan permainan terbaik.
Namun di beberapa kesempatan, Valverde memainkan perannya dengan sempurna dan menjadi opsi paling ideal ketika rekannya mengalami cedera.
Sejauh ini, Man United masih berupaya untuk mencari sosok pemain yang bisa menggantikan Casemiro di lini tengah.
Dan belum diketahui pasti apakah Valverde minat pindah ke Old Trafford. Jika transfer itu terjadi, biaya transfer Valverde bisa saja masih berada di nilai pasa karena masa kontraknya yang masih lama dengan Los Blancos.
Spekulai teersebut saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai media Eropa.
"Federico Valverde tampaknya masuk dalam rencana Manchester United, menurut laporan pers Eropa. Skandal yang melibatkan gelandang Uruguay itu dengan pemain Prancis Aurelien Tchouameni akan meningkatkan peluang kepergiannya dari Real Madrid di jendela transfer musim panas," tulis TyC Sports.
"Alasan mengapa Real Madrid ingin menjual Valverde musim panas ini: Perilakunya beberapa bulan terakhir dan fakta bahwa ia memiliki hubungan yang kurang baik dengan Xabi Alonso," menurut Madrid Universal.
"Menjualnya akan menjadi contoh bagi pemain lain. Ia memiliki nilai jual yang tinggi dan akan menjadi sumber pendapatan jutaan bagi klub."
Media tersebut juga mnyebutkan, tidak hanya Man United yang sedang melirik, tetapi ada mantan juara Liga Champions musim lalu, PSG yang tengah mengincar Valverde.
(Tribunnews.com/Sina)