Mayat Pria Tanpa Identitas Gegerkan Warga BTN Antara Makassar, Kini Diidentifikasi Dokpol
Ari Maryadi May 14, 2026 10:22 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga BTN Antara, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar digegerkan dengan penemuan mayat, Kamis (14/5/2026).

Mayat pria itu ditemukan mengapung di aliran Sungai Tallo, sungai yang membentang dari Utara ke Selatan Kota Makassar.

Saat ditemukan warga, mayat mengenakan baju kaos biru dan celana pendek dengan kondisi tubuh membengkak.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki di aliran sungai yang ditumbuhi pohon nila itu.

"Iya benar, telah ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki mengapung di Sungai Tallo," ujar perwira satu melati ini.

Wahid menjelaskan, peristiwa penemuan mayat tersebut pertama kali diterima pihak kepolisian sekitar pukul 12.30 Wita.

Melalui laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamalanrea Indah, personel Polsek Tamalanrea pun mendatangi lokasi.

Disusul Tim Identifikasi Polrestabes Makassar dan Tim Dokpol Polda Sulsel.

Setiba di lokasi, Tim INAFIS dan Dokpol pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah proses identifikasi awal selesai, jenazah dibawa Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel ke RS Bhayangkara Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Terlebih saat mayat ditemukan, polisi tidak menemukan kartu identitas pada tubuh almarhum.

Begitu juga dengan warga sekitar, tidak ada yang mengenalinya.

Kepala Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Ipda Sultan mengaku, saat ini ia dan timnya masih berusaha mengidentifikasi jenazah.

"Sementara masih mencari identitas karena masih MR X (identitas belum diketahui)," ujar Ipda Sultan.

Upaya pertama yang dilakukan dalam proses identifikasi itu, lanjut Sultan, telah dilakukan identifikasi sidik jari. 

Namun, kata dia, belum ada kecocokan data yang diperoleh.

"Tadi kami dokpol dan inafis lakukan Identifikasi pencarian data Sidik jari tapi belum ada kecocokan, belum dapat data," terang Sultan.

Sultan pun mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar mendatangi Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Kecamatan Tamalate, Makassar.

"Masih memerlukan data pembanding data Ante mortem yang merasa keluarga yang kehilangan pihak keluarganya silahkan ke Dokpol Biddokkes Polda Sulsel," imbuhnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.