SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya mencatatkan kemenangan bersejarah dengan skor telak 7-0 atas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Jumat (15/5/2026).
Hasil ini bukan hanya kemenangan terbesar musim ini, tetapi juga mengakhiri kutukan panjang Bajol Ijo yang sebelumnya tidak pernah menang di kandang Kabau Sirah.
Kemenangan besar ini menghadirkan euforia bagi suporter, namun pelatih Bernardo Tavares tetap mengingatkan pemainnya agar rendah hati dan segera memperbaiki kelemahan.
Ia menekankan bahwa kemenangan besar tidak boleh membuat tim lengah menghadapi laga terakhir musim ini.
Selain itu, momen unik terjadi ketika para pemain Persebaya menunda selebrasi dan justru memberikan penghormatan kepada suporter serta tim Semen Padang.
Sikap ini menunjukkan bahwa bagi Persebaya, sepak bola bukan sekadar skor, melainkan juga sportivitas dan respect.
Tambahan tiga poin dari kemenangan telak ini mendongkrak posisi Persebaya ke peringkat empat klasemen sementara dengan 55 poin, menggeser Dewa United.
Kini, fokus tim beralih ke laga penutup melawan Persik Kediri yang akan menentukan konsistensi mereka hingga akhir musim.
Persebaya Surabaya tampil luar biasa saat bertandang ke Stadion H. Agus Salim. Mereka mencatat kemenangan telak 7-0 atas Semen Padang, sebuah hasil yang menjadi sejarah baru bagi Bajol Ijo.
Gol pertama lahir dari Francisco Rivera pada menit ke-16. Tak lama berselang, Arief Catur menambah keunggulan pada menit ke-19. Babak pertama ditutup dengan skor 2-0 untuk Persebaya.
Memasuki babak kedua, Bruno Moreira mencetak gol ketiga pada menit ke-50. Semen Padang yang mencoba bangkit justru kehilangan pemain setelah Ade Kristiano mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-61.
Kondisi ini dimanfaatkan Persebaya dengan baik. Mihailo Perovic menambah gol pada menit ke-63, memperbesar keunggulan menjadi 4-0.
Bruno Paraiba yang masuk sebagai pemain pengganti tampil gemilang dengan mencetak hattrick. Gol penalti menit ke-68, tendangan keras menit ke-73, dan sundulan menit ke-90+3 melengkapi pesta gol Persebaya.
Kemenangan ini menjadi yang terbesar bagi Persebaya musim ini. Lebih dari itu, mereka berhasil memutus kutukan tidak pernah menang di kandang Semen Padang.
Tambahan tiga poin membawa Persebaya naik ke posisi empat klasemen sementara dengan 55 poin. Mereka kini berada di jalur aman untuk menutup musim dengan pencapaian positif.
Baca juga: Skor Akhir Semen Padang Vs Persebaya Adalah 0-7, Cetak Sejarah Baru dengan Pesta Gol
Pelatih Bernardo Tavares mengapresiasi kerja keras timnya, namun tetap memberikan catatan penting. Ia menegaskan bahwa kemenangan besar tidak boleh membuat tim terlena.
“Menurut saya, kami perlu rendah hati. Karena saat kami kehilangan bola, kami menunjukkan beberapa kesulitan di beberapa momen pertandingan,” kata Tavares.
Ia menekankan bahwa kelemahan tersebut harus segera diperbaiki sebelum menghadapi laga terakhir melawan Persik Kediri. “Jika kami berperilaku sama di pertandingan selanjutnya melawan Persik, kami akan mengalami masalah,” ujarnya.
Tavares juga menaruh hormat kepada Semen Padang yang tetap bermain all out meski sudah pasti terdegradasi. “Saya berharap mereka segera kembali ke Super League dengan stadion baru, dengan kondisi yang baik,” katanya.
Komentar ini menunjukkan sikap profesional Tavares yang tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga pada evaluasi tim dan penghormatan terhadap lawan.
Baca juga: Persebaya Menang Besar 0-7 dari Semen Padang, Bernardo Tavares Sebut Masih Banyak Catatan
Momen unik terjadi setelah pertandingan berakhir. Para pemain Persebaya menunda selebrasi kemenangan besar mereka.
Alih-alih berpesta, mereka berdiri di pinggir lapangan untuk memberikan penghormatan kepada suporter dan tim Semen Padang.
Sikap ini menunjukkan bahwa bagi Persebaya, sepak bola bukan sekadar skor, melainkan juga sportivitas dan respect.
Bruno Paraiba yang mencetak hattrick pun tidak melakukan selebrasi berlebihan.
Hal ini menjadi simbol bahwa kemenangan besar tetap harus dijalani dengan rendah hati.
Pelatih Tavares menegaskan bahwa sikap respect adalah bagian penting dari filosofi tim.
“Para pemain ini dapat melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan tim Persebaya sebelumnya. Jadi, saya senang untuk mereka,” ujarnya.
Baca juga: Usai Bantai Semen Padang 7 Gol, Pemain Persebaya Justru Beri Penghormatan
Tambahan tiga poin dari kemenangan telak atas Semen Padang membawa Persebaya naik ke posisi empat klasemen sementara dengan 55 poin. Mereka menggeser Dewa United yang mengoleksi 53 poin.
Kini, fokus Persebaya beralih ke laga terakhir musim ini melawan Persik Kediri. Pertandingan ini akan menjadi penentu konsistensi mereka hingga akhir kompetisi.
Tavares menegaskan bahwa tim harus tetap fokus dan memperbaiki kelemahan. “Jika kami berperilaku sama di pertandingan selanjutnya melawan Persik, kami akan mengalami masalah,” katanya.
Dengan motivasi tinggi dan catatan kemenangan bersejarah, Persebaya bertekad menutup musim dengan hasil positif.