Kepala SMK di Pamulang Tangerang Selatan Dicopot setelah Diduga Melakukan Child Grooming ke Siswinya
Irwan Wahyu Kintoko May 16, 2026 02:20 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, memastikan kepala sekolah berinisial AMA sudah tidak lagi memiliki hubungan dengan pihak sekolah.

AMA diduga melakukan child grooming ke siswinya.

Child grooming merupakan tindakan manipulasi psikologis oleh orang dewasa terhadap anak atau remaja untuk membangun hubungan emosional dan kepercayaan.

Tujuannya untuk mempermudah eksploitasi, pelecehan seksual, hingga tindakan kriminal lainnya.

Baca juga: Butuh Waktu Lama, Aurelie Moeremans Berani Ungkap Trauma Masa Remaja sebagai Korban Child Grooming

"Sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga nilai-nilai pendidikan, etika, serta integritas lingkungan sekolah, yayasan secara resmi menetapkan bahwa yang bersangkutan tidak lagi terafiliasi dengan sekolah secara permanen," bunyi pernyataan yayasan melalui akun Instagram resminya, Sabtu (16/5/2026).

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh orang tua siswa, siswa-siswi, serta masyarakat atas ketidaknyamanan dan perhatian publik yang muncul dalam beberapa waktu terakhir," bunyi keterangan tersebut.

Pihak yayasan menegaskan akan terus menjaga lingkungan sekolah bagi seluruh pihak yang berkaitan dengan sekolah.

Baca juga: Curhat Aurelie Moeremans di Masa Lalu Jadi Sorotan, Kak Seto Kecam Semua Praktik Child Grooming

"Yayasan berkomitmen untuk terus menjaga lingkungan belajar yang aman, profesional dan kondusif bagi seluruh keluarga besar sekolah," lanjut pernyataan itu.

Sementara itu, AMA mengaku telah mengundurkan diri sebagai kepala sekolah sejak Jumat (15/5/2026).

Hal itu ia ungkapkan dalam video yang diunggah akun Instagram @tangerangonline.

"Saya menegaskan, saya mengundurkan diri dari sekolah," ucap AMA dalam video tersebut.

Baca juga: Aurelie Moeremans Kini Terbuka Bicarakan Isu Child Grooming, Pernah Speak Up di Tahun 2014 dan 2020

Di video itu, AMA mengaku sedang melakukan proses mediasi atas kasus dugaan child groming yang menyeretnya.

Baca juga: Curhat Aurelie Moeremans di Masa Lalu Jadi Sorotan, Kak Seto Kecam Semua Praktik Child Grooming

Kasus ini pertama kali mencuat setelah beredar unggahan di media sosial yang menyebut adanya pendekatan personal yang dilakukan terduga pelaku kepada siswi di lingkungan sekolah.

"Beliau menargetkan perempuan yang fatherless, dari cara dia bertanya hubungan kita sebagai perempuan dengan bapak kita gimana," tulis salah satu unggahan yang beredar di media sosial.

Tak hanya itu, dalam unggahan yang sama disebutkan bahwa dugaan kasus serupa disebut bukan kali pertama terjadi dan diduga telah melibatkan lebih dari satu siswi.

 

Sumber: Kompas.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.