Pengembangan Fasilitas Pelabuhan Dorong Kelancaran Arus Logistik dan Konektivitas Antardaerah
Glery Lazuardi May 16, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai upaya memperkuat konektivitas antardaerah serta mendukung kelancaran arus logistik nasional dilakukan pembangunan, pengembangan hingga optimatilisasi fasilitas pelabuhan di berbagai wilayah Indonesia. 

Sejumlah pelabuhan yang menjadi fokus pengembangan antara lain Pelabuhan Panjang di Provinsi Lampung yang berada di bawah pengelolaan PT Pelabuhan Indonesia.

Selain itu, ada pelabuhan laut di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Pembangunan mulai dikebut untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah.

Di Lampung, Pelabuhan Panjang yang berlokasi di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, merupakan salah satu pelabuhan utama yang melayani aktivitas bongkar muat peti kemas dan curah. 

Pelabuhan ini berada sekitar tujuh kilometer dari pusat kota dan menjadi bagian dari jaringan logistik di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Untuk meningkatkan kapasitas layanan, dilakukan penambahan satu unit Quay Container Crane (QCC) jenis Post Panamax. 

Peralatan tersebut didatangkan menggunakan kapal MV Zheng Hua 37 dari China dan saat ini menambah total QCC yang beroperasi di terminal menjadi empat unit.

Pihak pengelola menyebutkan peningkatan fasilitas tersebut ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan operasional seiring meningkatnya aktivitas logistik di wilayah tersebut.

“Upaya ini untuk menjawab kebutuhan pengguna jasa seiring meningkatnya aktivitas logistik dan arus peti kemas di wilayah Sumatera Bagian Selatan,” ujar Manager IPC TPK Area Panjang, Anang Subagyono, Sabtu (16/5/2026).

Investasi peralatan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas terminal untuk mengantisipasi peningkatan volume bongkar muat. 

Sepanjang 2025, arus peti kemas di terminal tersebut tercatat mencapai 128.675 TEUs, meningkat dibandingkan 103.700 TEUs pada tahun sebelumnya.

Baca juga: Penculik Anak Dicegat di Pelabuhan Merak, Pelaku Diringkus saat Hendak Menyeberang ke Sumatera

Pembangunan Pelabuhan Laut Kilo di Dompu

Di wilayah lain, pemerintah juga melanjutkan pembangunan Pelabuhan Nusantara di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. 

Proyek ini kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti beberapa tahun akibat pandemi Covid-19 dan penyesuaian anggaran pemerintah pusat.

Bupati Dompu, Bambang Firdaus, menyampaikan bahwa proyek tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Hal tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil NTB I, Mori Hanafi, dalam peninjauan progres pembangunan di Kecamatan Kilo, Rabu (29/4/2026).

Pembangunan pelabuhan tersebut mencakup pekerjaan di area laut dan darat.

Di sisi laut, pekerjaan meliputi pembangunan dermaga dua segmen masing-masing sepanjang 40 meter, jembatan penghubung (trestle) lebih dari 40 meter, serta causeway sepanjang sekitar 150 meter.

Sementara di sisi darat, pembangunan mencakup fasilitas pendukung seperti kantor syahbandar, ruang tunggu, dan area parkir kendaraan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.