Selama Sebulan 1800 Perempuan Pelaku UMKM Dapat Strategi Akselrasi Bisnis
rival al manaf May 16, 2026 06:56 PM

TRIBUNJATENG.COM - Lebih dari 1800 UMKM mendapatkan tiga strategi akselarasi bisnis secata gratis Selama April hingga Mei 2026.

Mereka mendapatkan tips untuk menentukan harga produk, melihat tren pasar, hingga bagaimana menjangkau permodalan.

Pelatihan untuk para pelaku UMKM khusus perempuan itu diinisiasi oleh Grab Indonesia dalam ajang kumpul komunitas perempuan Mitra Grab Merchant melalui program Arisan Serabi (Sekumpulan Perempuan Bisa).

Baca juga: Driver Ojol dan Orang Tuanya Tewas dalam Kecelakaan Maut, Andika Panggil Ibu Sebelum Muntah Darah

Baca juga: Harkat Negeri Ramaikan Tegal Education Fair 2026,Beri Promo Kuliah Bebas Tes dan Gratis Pendaftaran

Program tahun ini mengundang lebih dari 1.800 peserta yang tersebar di 13 kota di Indonesia. 

Bukan sekadar ajang berkumpul, Arisan Serabi 2026 dirancang untuk mentransformasi komunitas menjadi gerakan “Usaha Digital Anti Boncos” dengan mendorong pelaku UMKM untuk lebih melek data dan mampu meningkatkan keuntungan secara berkelanjutan.

Strategi edukasi dalam Arisan Serabi 2026 bertumpu pada tiga pilar krusial untuk akselerasi bisnis Mitra Grab Merchant.

Yang pertama adalah membantu Mitra memahami pola permintaan konsumen melalui data tren makanan, sehingga mereka dapat menyesuaikan produk, menu, dan strategi promosi dengan kebutuhan pasar.

Kemudian lokakarya penetapan harga online (online pricing workshop) yang mengajarkan rumus harga nyata agar margin online dapat menutupi seluruh biaya layanan dan termasuk biaya promo.

Kemudian mendorong mitra memanfaatkan Grab Modal Mantul secara bijak dalam usaha mereka untuk memperbesar bisnis, dengan perhitungan yang sudah lebih terencana dan sehat.

Grab Modal Mantul sendiri merupakan solusi modal usaha khusus bagi Mitra Grab Merchant yang ingin memperbesar bisnisnya. 

Melalui pendekatan ini, Mitra Grab Merchant diharapkan dapat bertransformasi dari sekadar

“jualan yang penting laku” menjadi pelaku bisnis yang mampu memahami produk paling menguntungkan, mengelola biaya dengan tepat, serta mengambil keputusan berbasis data untuk berlangsungnya usaha yang terus berkembang secara sehat.

Rangkaian acara Arisan Serabi 2026 berlangsung mulai akhir April hingga Mei 2026, menyambangi 13 kota utama yakni Jakarta, Medan, Pekanbaru, Lampung, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Samarinda, dan Balikpapan.

Program ini melanjutkan dampak positif Serabi yang sejak 2023 telah berkembang dari komunitas kecil menjadi wadah bagi ribuan pelaku UMKM perempuan di berbagai kota di Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, Grab mencatat bahwa mayoritas pelaku usaha di platformnya merupakan UMKM, dengan kontribusi signifikan dari perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan komunitas.

Iki Sari Dewi, Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia, menjelaskan komitmen Grab dalam mendampingi perjalanan bisnis UMKM.

“Banyak Mitra Grab Merchant perempuan kami yang memiliki racikan produk unggulan dan diminati pasar.

Namun, kami menyadari bahwa berjualan di ranah digital membutuhkan strategi penetapan harga yang berbeda dibandingkan dengan penjualan offline.

Sering kali, karena tingginya antusiasme untuk menarik konsumen, strategi harga yang diterapkan belum sepenuhnya memperhitungkan komponen biaya operasional secara tepat, sehingga potensi keuntungan belum dapat dimaksimalkan.

Melalui Arisan Serabi 2026, kami hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut.” ucapnya dalam keterangan tertulis.

Selain ditujukan bagi Mitra Grab Merchant perempuan yang sudah aktif, acara ini juga membuka peluang bagi calon Mitra Grab Merchant baru melalui sesi Mass Onboarding dengan jalur cepat.

Calon Mitra cukup membawa KTP dan smartphone untuk langsung mendaftar dan mulai bertransaksi di hari yang sama.

Dengan proses yang cepat dan inklusif, kesempatan untuk memperoleh penghasilan tambahan pun menjadi lebih mudah diakses.

Seluruh rangkaian acara Arisan Serabi 2026 juga diadakan 100 persen gratis tanpa dipungut biaya.

Salah satu peserta Serabi, Miranti Pramitha, pelaku usaha Toko Handmadekania di Sidorukun, Medan Timur, mengaku sebelumnya kerap kesulitan menentukan harga jual.

“Sesi edukasi ini adalah yang paling kami tunggu karena dampaknya langsung terasa pada kelangsungan usaha.

Kami mendapatkan pemahaman mendalam tentang strategi penetapan harga jual online yang tepat untuk menjaga margin keuntungan.

Pengetahuan ini menjadi solusi praktis agar UMKM tidak boncos atau merugi di tengah fluktuasi dan naiknya biaya bahan baku saat ini,” ujarnya.

Kini, Miranti mulai menyesuaikan strategi harga dan memilih menu yang lebih menguntungkan.

Sejak dimulai pada 2023 di Jakarta dengan hanya 50 Mitra Perempuan Grab Merchant, Serabi kini telah memiliki lebih dari 3.800 anggota di 13 kota di Indonesia.

Melalui program ini, Grab menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mendorong digitalisasi UMKM, tetapi juga memastikan para pelaku usaha, khususnya perempuan, dapat membangun bisnis yang bertumbuh, berkelanjutan, dan menguntungkan.

Dengan memperluas peran Serabi dari wadah komunitas menjadi ruang belajar bisnis praktis, Grab berharap semakin banyak UMKM perempuan dapat mengambil keputusan usaha secara lebih percaya diri, berbasis data, dan berorientasi pada keuntungan jangka panjang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.