Thailand Open 2026 - Apresiasi Leo kepada Daniel yang Baru Comeback Langsung Jadi Tulang Punggung Indonesia pada Final
Delia Mustikasari May 16, 2026 07:33 PM

PBSI
Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, pada semifinal Thailand Open 2026 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu (16/5/2026).

BOLASPORT.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, melaju ke babak final Thailand Open 2026 dan menjadi satu-satunya wakil Merah Putih pada partai puncak.

Tiket final didapat Leo/Daniel setelah menundukkan He Ji Ting/Ren Xiang Yu (China) 21-15, 21-18 dalam laga yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu (16/5/2026).

Pencapaian ini terhitung luar biasa karena Leo/Daniel baru kembali lagi ditandemkan karena sempat dipisah pasca Olimpiade Paris 2024, Juli.

"Saya pasti senang sekali bisa mencapai final sama Daniel lagi. Apresiasi dan salut untuk dia yang bisa langsung ke final pada turnamen pertama setelah absen satu tahun, itu bagus sekali," kata Leo dalam siaran resmi PBSI.

Leo/Daniel tertinggal lebih dulu pada awal gim pertama. Perlahan mereka mengejar ketertinggalan, 12-9.

 

Mereka berhasil meraih keunggulan yang semakin jauh sampai 17-11 hingga merebut gim pertama 21-15.

Pada gim kedua, He/Ren menunjukkan perlawanan lebih.

Namun Leo/Daniel juga menunjukkan serangan lebih sgencar.

Mereka saling berkejaran angka tetapi masih mampu mendominasi permainan.

Pertahanan kuat diperlihatkan Leo/Daniel, terutama aksi Daniel yang luar biasa di gim kedua ini.

Beberapa kesalahan Leo membuat pasangan Indonesia dalam keadaan tegang saat kedudukan 19-17.

Kesalahan antisipasi Leo kembali membuat skor menopis 19-18. Satu smes lurus dari Daniel akhirnya membawa Leo/Daniel meraih match point 20-18. Kesabaran di reli terakhir akhirnya membawa kemenangan Leo/Daniel.

Dengan hasil ini, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhak melaju ke final Thailand Open 2026.

Comeback mereka sebagai pasangan sukses menghadirkan final pertama dalam dua tahun.

 

"Tadi pada poin 15-13 gim kedua, Daniel bisa menetralisir serangan mereka padahal kondisinya sudah terjatuh lalu bangun dan menyambar di depan net itu luar biasa," aku Leo memuji Daniel.

"Saya tadi coba siap saja karena posisinya di belakang, kalau tiba-tiba lewat harus bisa cover."

Daniel mengungkapkan kunci kemenangannya.

"Hari ini kunci kemenangan kami bermain lebih fokus, tidak lengah dan terus antisipasi pola-pola permainan lawan. Dan terus berusaha untuk memainkan pola yang kami siapkan. Tidak menyangka bisa ke final tapi bersyukur Puji Tuhan," tutur Daniel.

"Kami sudah pernah berpasangan walaupun sempat berpisah, tetapi sekarang saat disatukan lagi tidak banyak adaptasi lagi. Sekarang kami juga punya tujuan yang sama, ingin juara bareng-bareng jadi lebih enak, lebih klop."

"Tapi kami tidak mau cepat puas juga, masih ada pertandingan besok dan banyak pertandingan ke depan yang harus kami jalani dan kami waspadai."

Lawan yang akan dihadapi Leo/Daniel pada partai puncak adalah Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India).

Rankireddy/Shetty melaju ke final seusai menumbangkan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani (Malaysia), 19-21, 22-20, 21-16.

"Besok kami harus lebih waspada, dari segala sisinya. Serangan mereka harus diantisipasi dengan kondisi lapangan yang rasanya setiap hari berbeda dari arah anginnya, shuttlecock-nya jadi kami harus terus siap," ucap Leo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.