Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Polres Ciamis melakukan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Dusun Cariang Girang, Desa Sukamulya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/5/2026) sore.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program prioritas Presiden RI dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Panen raya dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Presiden RI dan Kapolri.
Di Ciamis, kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, serta dihadiri jajaran Forkopimda, Dandim 0613 Ciamis, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, pejabat utama Polres Ciamis, unsur TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan Kapolri dan Presiden Republik Indonesia secara virtual.
Baca juga: Resmikan KDMP di Cihaurbeuti, Herdiat Ungkap 49 KDMP di Ciamis Siap Beroperasi, Sisanya Masih Proses
Kegiatan kemudian diteruskan dengan panen jagung secara simbolis di lahan pertanian Desa Sukamulya.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan panen raya tersebut menjadi bagian dari strategi nasional dalam mendukung swasembada pangan, khususnya komoditas jagung.
Program itu juga menjadi lanjutan keberhasilan Panen Raya Jagung Kuartal I yang sebelumnya telah digelar secara nasional.
Sementara Presiden RI, Prabowo Subianto dalam sambutannya menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai fondasi sebuah bangsa.
Menurut Presiden, sebuah negara belum sepenuhnya merdeka apabila belum mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.
Di sela kegiatan, Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah menyampaikan bahwa panen raya di Kabupaten Ciamis kali ini mencakup lahan sekitar 5 hektar yang siap dipanen.
"Untuk wilayah Ciamis, hari ini kita melaksanakan kegiatan Panen Raya Kuartal II Tahun 2026. Total semuanya ada sekitar 5 hektar yang siap panen hari ini," katanya.
Menurutnya, hasil panen tahun ini dinilai cukup menjanjikan karena menggunakan pupuk organik lokal bernama Micro Bio yang diproduksi di Ciamis.
"Ini bisa menghasilkan lumayan besar karena kita menggunakan pupuk organik buatan personil Polres Ciamis, namanya pupuk Micro Bio," ujarnya.
Ia menjelaskan pupuk Micro Bio telah melalui sejumlah pengujian dan terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian.
"Pupuk ini sudah dilakukan pengujian. Penghasilan satu hektar minimal bisa mencapai 7 ton bahkan bisa lebih," ucapnya.
Dengan hasil tersebut, pihaknya berencana mendorong penggunaan pupuk organik itu secara lebih luas kepada kelompok tani di Kabupaten Ciamis.
"Tentu ini akan menguntungkan kelompok petani dan akan kita diskusikan secara massal kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Ciamis," katanya.
Selain itu, Hidayatullah juga memaparkan capaian penyerapan hasil pertanian ke Bulog. Hingga saat ini, Kabupaten Ciamis telah menyerap sekitar 101,3 ton dari target 260 ton.
Ditambah hasil panen terbaru, diperkirakan sekitar 30 ton kembali akan masuk.
"Ditambah hari ini kurang lebih ada 30 ton masuk lagi. Mudah-mudahan target ini bisa tercapai dan Ciamis kembali menjadi juara satu se-Jawa Barat," ujarnya.
Ia menambahkan kawasan pertanian tersebut memiliki luas sekitar 20 hektar dan akan kembali dilakukan penanaman lanjutan sebagai upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan di Kabupaten Ciamis.
Kegiatan panen raya tersebut menjadi wujud sinergi Polri, pemerintah daerah, TNI dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Ciamis juga berkomitmen mendukung pengembangan pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat.(*)