TRIBUNWOW.COM - Shahibul qurban atau orang yang akan berkurban memiliki sejumlah ketentuan berdasarkan Rasulullah.
Idul Adha atau Idul Qurban 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Pemerintah belum melaksanakan sidang isbat untuk menentukan tanggal pasti kapan Idul Adha 2026 berlangsung.
Baca juga: Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2026, Penetapan Tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah
Meski begitu, para shahibul qurban sudah harus menaati anjuran yang tertulis pada hadis Rasullullah.
Yakni orang yang hendak berkurban sebaiknya tidak memotong kuku dan rambut hingga hewan kurbannya disembelih.
Anjuran ini dilakukan sejak memasuki tanggal 1 Zulhijah hingga hewan kurbannya disembelih.
Dikutip dari kitab Shahih Muslim dengan nomor hadits 1977, Nabi SAW Bersabda:
"Apabila telah masuk sepuluh hari pertama (bulan Dzulhijjah) dan salah seorang di antara kalian ingin berkurban, maka hendaklah ia tidak memotong rambut dan kuku-kukunya sedikitpun."
Adapun 1 Zulhijah 1447 H diprediksi jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, sehingga persiapan fisik tersebut sebaiknya diselesaikan selambat-lambatnya pada akhir pekan ini.
Sehingga disimpulkan, Minggu 17 Mei 2026 menjadi hari terakhir bagi calon pekurban untuk bercukur maupun memotong kuku sebelum memasuki 1 Zulhijah.
Selain itu, disunnahkan untuk menjalankan 2 puasa sebelum berkurban.
Jika ditetapkan pada 27 Mei, berikut ini jadwal puasa Tarwiyah dan Arafahnya:
Selain itu, berikut ini prakiraan jadwal cuti bersama di mana tanggal 28 Mei 2026 akan menjadi cuti bersama, yang dilanjutkan 29 Mei sebagai rekomendasi cuti tambahan.
Jika ditambah dengan libur akhir pekan dan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, rangkaian libur panjang akan berlangsung sebagai berikut:
Baca juga: Resep Sate Kambing dan Sapi agar Daging Empuk, Cocok Dimasak saat Hari Raya Idul Adha
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama
- Jumat, 29 Mei 2026: Rekomendasi cuti tambahan
- Sabtu–Minggu, 30–31 Mei 2026: Libur akhir pekan
- Senin, 1 Juni 2026: Libur nasional Hari Lahir Pancasila
(TribunWow.com)