TRIBUNNEWSMAKER.COM - Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Pemuda, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu (17/5/2026) tampak berbeda dari biasanya.
Sejumlah warga dibuat terpukau dengan penampilan para bule dari berbagai negara yang kompak mengenakan pakaian tradisional khas Klaten, yakni lurik.
Momen unik itu langsung mencuri perhatian masyarakat yang memadati kawasan CFD sejak pagi hari.
Para delegasi internasional tampak percaya diri mengenakan kain dan syal lurik sambil berjalan santai menikmati suasana kota.
Tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka.
Kehadiran para tamu mancanegara itu merupakan bagian dari rangkaian Klaten International Cycling Festival 2026 atau Klicfest 2026 yang sekaligus menjadi agenda menuju International Cycling History Conference (ICHC) pada 18–20 Mei 2026.
Baca juga: Polemik Lomba Cerdas Cermat, Disdik Kalbar Sebut Speaker Error, MPR Minta Maaf & Nonaktifkan Juri
Sebanyak 16 delegasi internasional diketahui mengikuti kegiatan morning walking city tour yang digelar di pusat Kota Klaten.
Mereka berjalan kaki dari hotel menuju Rumah Dinas Bupati Klaten dengan jarak sekitar 100 meter.
Sesampainya di lokasi, para delegasi mendapat sambutan hangat berupa pengalungan syal lurik bernuansa merah.
Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus pengenalan budaya lokal kepada tamu asing yang datang ke Klaten.
Penampilan para bule mengenakan lurik pun menjadi daya tarik tersendiri sepanjang kegiatan berlangsung.
Busana tradisional yang identik dengan masyarakat Jawa itu tampak membaur dengan suasana modern CFD yang dipenuhi aktivitas warga.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo kemudian menerima langsung rombongan delegasi dan ikut mendampingi mereka menyusuri kawasan CFD hingga Simpang Lima Klaten Town Square (Klatos).
Sepanjang perjalanan lebih dari satu kilometer tersebut, interaksi hangat antara delegasi asing dan masyarakat terus terjadi.
Baca juga: Disalahkan Juri Cerdas Cermat, Josepha Alexandra Kini Bernasib Mujur, Dapat Beasiswa S1 ke Tiongkok
Beberapa delegasi terlihat antusias menyapa warga, berbincang santai, hingga berfoto bersama di tengah keramaian CFD.
Tak hanya itu, para tamu mancanegara juga tampak menikmati suasana pasar tumpah yang dipenuhi pedagang kuliner dan pakaian.
Mereka sesekali berhenti untuk melihat jajanan tradisional hingga produk lokal yang dijual warga sekitar.
Kehadiran para delegasi asing dengan balutan lurik dinilai menjadi promosi budaya yang efektif bagi Kabupaten Klaten.
Banyak warga mengaku bangga karena pakaian tradisional daerah mereka dikenakan langsung oleh tamu internasional.
“Delegasi dari Klaten International Cycling Festival sudah mulai berdatangan."
"Vice Presiden IVCA dan beberapa anggota kita kenalkan kegiatan car free day, karena hari ini bertepatan dengan hari Minggu (pelaksanaan CFD di Jalan Pemuda Klaten),” kata Hamenang.
Momen para bule memakai lurik di tengah CFD Klaten pun sukses menjadi perhatian publik dan menambah semarak gelaran Klicfest 2026.
(Tribunnewsmaker.com/Candra)