Diguyur Hujan Deras Air Sungai di HST Meluap, Rumah Warga dan Objek Wisata Turut Terdampak
Ratino Taufik May 17, 2026 04:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) menyebabkan kenaikan debit air sungai di beberapa wilayah kecamatan.

Dari informasi yang beredar di Grup WhatsApp (GWA), Minggu (17/5/2026), sekitar pukul 09.45 Wita sejumlah titik mengalami kenaikan debit air. Di antaranya di Arangani, Tilahan, serta objek wisata Riam Bajandik (wake). 

Air dilaporkan berwarna keruh dengan arus lumayan deras disertai raba (sampah pohon).

Di objek wisata Manggasang, Kecamatan Hantakan, air dilaporkan mengalami kenaikan sekitar 3 meter pada pukul 10.39 Wita.

Sementara di Jalan Penas Tani di Kecamatan Batu Benawa, air sudah menggenangi badan jalan pada pukul 12.56 wita.

Sedangkan di wilayah Rantau Parupuk, Datar Ajab, Kecamatan Hantakan, kiriman air yang disertai raba, menyebabkan kerusakan bagian pintu rumah warga.

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah HST, melalui Kasi Kedaruratan, Fitriadi membenarkan adanya kenaikan debit air dan wilayah terdampak.

Baca juga: Danlanal Banjarmasin Pimpin Upacara HUT ke-77 Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan

“Kalau yang viral tadi di wilayah manggasang, Rantau Parupuk, Hantakan kami kira banjir bandang. Alhamdulillah tidak, hanya luapan sungai, tetapi air membawa raba kecil, sehingga menyebabkan jalan dan rumah kotor,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, relawan dan tim dari BPBD masih berada di lapangan sejak pukul 09.00 Wita tadi untuk monitoring lokasi terdampak luapan sungai.

“Kalau lokasi kenaikan tidak hanya satu titik. Pantauan dilakukan dari Kecamatan Hantakan, Batu Benawa sampai di wilayah Barabai dan saat ini belum ada laporan khusus secara detail dari tim di lapangan,” jelasnya. 

Sementara, warga HST terutama yang tinggal berdekatan dengan aliran sungai diminta berhati-hati serta waspada dan selalu memantau kondisi cuaca.

“Apabila terjadi banjir juga, agar mematikan aliran listrik, evakuasi diri secara mandiri ke tempat yang lebih tinggi,” sampainya. (Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.