Rapor Perdana Kevin Diks di Liga Jerman: Klubnya Hampir Degradasi, Hobi Cetak Gol Penalti
Facundo Chrysnha Pradipha May 17, 2026 05:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Perjalanan Kevin Diks mengarungi kompetisi Liga Jerman pada musim pertamanya bersama Borussia Monchengladbach telah berakhir pada Sabtu (16/5/2026) tadi malam.

Bertanding melawan Hoffenheim di Borussia Park dalam tajuk laga pekan terakhir Liga Jerman.

Tim yang dibela Kevin Diks mampu menang dengan skor telak atas Hoffenheim di kandangnya sendiri.

Tak hanya menang satu gol saja, Borussia Monchengladbach mampu mengalahkan Hoffenheim dengan skor 4-0.

Gol Hugo Bolin (13') dan Haris Tabakovic (22') menempatkan Monchengladbach unggul dua gol di jeda babak pertama.

Baca juga: Taisei Marukawa Beri Kode Keras ke PSSI, Siap Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

Di babak kedua, tuan rumah mampu menambah dua gol, salah satunya lewat sepakan Kevin Diks di menit ke-80.

Gol penutup kemenangan Monchengladbach disempurnakan Robin Hack pada menit terakhir babak kedua.

Kemenangan dengan skor 4-0 akhirnya menjadi penutup perjalanan Monchengladbach dalam mengarungi kompetisi Liga Jerman musim ini.

SELEBRASI - Selebrasi bek Timnas Indonesia, Kevin Diks (dua dari kanan) saat bersama timnya Borussia Monchengladbach. Kevin Diks akhirnya bawa Monchengladbach akhiri paceklik kemenangan. (Instagram @Kevindiks2)

Hasil laga ini, secara tidak langsung menyisakan berbagai cerita untuk kedua tim, baik Monchengladbach maupun Hoffenheim.

Bagi Hoffenheim, kekalahan ini jelas menjadi pukulan telak bagi mereka, yang sebelumnya tengah berjuang lolos ke zona Liga Champions.

Gegara kekalahan ini, Hoffenheim akhirnya harus merelakan tiket Liga Champions musim depan jatuh ke tangan VFB Stuttgart.

Hoffenheim yang menempati peringkat lima di klasemen akhir dengan raihan 61 poin, hanya berjarak satu angka dari rivalnya itu.

Andai bisa mengalahkan Monchengladbach di laga terakhir, Hoffenheim bisa saja mengambil alih posisi keempat guna mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Sayangnya, mimpi itu sirna setelah mereka justru dibantai oleh Monchengladbach.

Sebaliknya, bagi Monchengladbach, kemenangan telak atas Hoffenheim sejatinya tidak banyak mengubah nasib mereka musim ini.

Dengan raihan 38 poin dari 34 laga, Monchengladbach harus rela mengakhiri klasemen musim ini di peringkat ke-12.

Posisi tersebut terlihat lebih buruk daripada musim sebelumnya, ketika Monchengladbach bisa tembus posisi 10 besar, dengan 45 poin.

GOL KEVIN DIKS - Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, ketika menjadi eksekutor penalti Borussia Monchengladbach dalam partai persahabatan melawan Valencia di Borussia-Park Stadium, Minggu (3/8/2025). (Website Monchengladbach - 3/8/2025)
GOL KEVIN DIKS - Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, ketika menjadi eksekutor penalti Borussia Monchengladbach dalam partai persahabatan melawan Valencia di Borussia-Park Stadium, Minggu (3/8/2025). (Website Monchengladbach - 3/8/2025) (Borussia.com)

Terlepas dari hal itu, Monchengladbach patut bersyukur, karena mereka mampu bangkit setelah terpuruk di awal musim.

Ya, klub yang diperkuat Kevin Diks ini diketahui sempat berada di zona degradasi, selama berpekan-pekan di awal Liga Jerman.

Rentetan hasil buruk dan inkonsisten yang ditorehkan Monchengladbach, membuat Kevin Diks sempat was-was.

Bagaimana tidak, Monchengladbach sempat gagal meraih kemenangan dalam satu laga pun di 8 pertandingan pertamanya.

Catatan lima kekalahan dan tiga hasil imbang, tanpa sekalipun pernah menang, menjadi bukti buruknya performa Monchengladbach pada awal musim ini.

Beruntung, setelahnya performa Monchengladbach mulai membaik, dan akhirnya bisa lepas dari jeratan degradasi di akhir kompetisi.

Monchengladbach pun mengakhiri kompetisi musim ini dengan catatan 9x kemenangan, 11x imbang dan 14 kekalahan.

Sebuah catatan yang barangkali perlu segera dilupakan.

Sekaligus dijadikan evaluasi agar performa klub yang dibela Kevin Diks ini bisa lebih baik dan konsisten musim depan.

Hobi Cetak Gol Penalti

Jika menengok rapor performa Monchengladbach di Liga Jerman musim ini, mungkin tidak terlalu mengesankan.

Selain gagal memenangkan satupun gelar juara di kompetisi apapun.

Monchengladbach juga tidak mampu mengamankan satupun tiket berkompetisi di Eropa musim depan.

Namun jika ditelisik dari sisi Kevin Diks sendiri, yang kebetulan baru merasakan atmosfer perdana Liga Jerman.

Apa yang sejauh ini ditampilkan Kevin Diks sebagai pemain baru pada musim pertamanya membela Monchengladbach.

Setidaknya pemain Timnas Indonesia itu mampu mendapatkan menit bermain rutin di tim barunya.

Datang sebagai mantan pemain klub raksasa Denmark, Copenhagen, Kevin Diks seakan membuktikan diri bahwa kualitasnya mampu menghadirkan nilai tambah plus bagi Monchengladbach.

Setelah berjuang untuk mendapatkan pos starter, Kevin Diks akhirnya mendapatkan yang ia mau, yakni jadi langganan pemain utama.

Alih-alih bermain di posisi fullback seperti yang ia mainkan di Timnas Indonesia, Kevin Diks lebih banyak dipercaya bermain di bek tengah.

Sepanjang musim ini yang menjadi tahun perdananya di Monchengladbach, Kevin Diks telah dipercaya bermain di 33 laga berbeda, sebagaimana yang dikutip dari laman Transfermarkt.

Dari 33 laga tersebut, Kevin Diks tampil sebagai starter alias sejak menit pertama sebanyak 31 pertandingan.

Tak kurang dari 2.688 menit, Kevin Diks dipercaya sang pelatih untuk membuktikan kualitasnya di lapangan.

Kontribusi Kevin Diks pun cukup positif sebagai bek tengah, yakni mencetak total lima gol di Liga Jerman.

Menariknya, mayoritas gol yang dicetak Kevin Diks berasal dari titik putih alias penalti, yang berjumlah empat.

Fakta bahwa Kevin Diks mampu mencetak beberapa gol lewat penalti, tentu tidak terlalu mengejutkan.

Karena ia memang sudah dikenal sebagai spesialis penalti di klub sebelumnya, maupun saat memperkuat Timnas Indonesia.

Sementara, satu gol lain yang dihasil Kevin Diks, diciptakan lewat situasi permainan terbuka, berupa tendangan indah.

Itulah rapor pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kini sedang berkarier di kasta tertinggi sepak bola Jerman tersebut.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.