Demo Tuntut Gulingkan Netanyahu Berakhir Ricuh, Warga Israel Bentrok dengan Polisi di Yerusalem
Nathanael MoerRahardian May 17, 2026 05:42 PM

TRIBUN-VIDEO.COM - Puluhan orang terlibat bentrok dengan polisi saat aksi demo di Yerusalem pada Sabtu (16/5/2026).

Mereka menuntut diadakan pemilihan umum yang baru untuk menggulingkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Rekaman video menunjukkan polisi secara paksa mengusir para demonstran dari jalanan.

Aparat juga mendirikan barikade untuk menghalangi pergerakan massa.

Namun, demonstran terus maju sambil mengibarkan bendera Israel dan meneriakkan slogan-slogan yang mengecam Netanyahu.

Salah satu peserta aksi mengatakan bahwa Israel selama ini membanggakan diri sebagai negara demokrasi Yahudi.

Padahal, menurutnya, Israel sebenarnya adalah negara etnokratis yang menggunakan apartheid.

Para demonstran pun berharap rezim yang baru dapat memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan pemerintahan Netanyahu.

"Harapan kami adalah pemilihan umum akan segera datang dan akan ada alternatif demokratis, karena kami telah hidup di bawah pemerintahan fasis terlalu lama. Dan setelah hampir 80 tahun, sudah saatnya untuk memiliki demokrasi," kata demonstran.

Protes ini terjadi ketika Israel memajukan rencana untuk mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat, Palestina.

Pemerintahan Netanyahu menegaskan kedaulatan dan hak keamanan atas wilayah yang disengketakan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.