BOLASPORT.COM - Real Madrid melanjutkan tren kemenangan menjelang akhir musim Liga Spanyol dengan menghajar Sevilla dibarengi sorotan ekstra buat Kylian Mbappe.
Anak asuh Alvaro Arbeloa menjalani agenda pekan ke-37 dengan bertamu ke markas Sevilla, Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (17/5/2026).
Real Madrid tiba dengan modal kemenangan atas tim juru kunci yang sudah dipastikan terdegradasi, Real Oviedo, di pekan sebelumnya (2-0).
Los Blancos sudah dipastikan meraih kursi runner-up, sedangkan Sevilla masih harus memastikan diri lolos degradasi secara matematis.
Bentrokan misi ini membuat level agresi kedua tim seimbang. Mereka silih berganti membuat peluang dalam pertandingan yang sengit.
Sorotan mengarah kepada Kylian Mbappe, yang dilanda isu rivalitas dengan rekan setimnya, Vinicius Junior.
Mbappe mengeluh dirinya hanya dijadikan penyerang keempat oleh Arbeloa.
Kapten timnas Prancis itu pun memiliki urgensi buat membuktikan diri ketika dipasang lagi sebagai starter pertama kalinya pascacedera.
Bertandem dengan Vinicius, Mbappe mempunyai tiga peluang untuk mencetak gol di babak pertama, tapi tanpa berbuah hasil.
Justru aksinya di seperempat jam awal pertandingan yang menginisiasi lahirnya gol pembuka yang dicetak Vinicius.
Berawal dari umpan akurat Brahim Diaz, bola diterima Mbappe di kotak penalti dengan dada. Dia bersiap mengontrol dan menembak, tapi ada gangguan dari bek Sevila, Jose Carmona.
Keduanya berbenturan dan bola pun jadi liar setelah kena sentuhan kecil Carmona.
Mbappe jatuh terjengkang, sedangkan Vinicius menyambar si kulit bulat dengan tembakan jitu yang membidik pojok bawah gawang Sevilla.
Aksi yang bisa dikatakan sebagai 'asis tak sengaja' superstar Prancis itu membawa Real Madrid unggul 1-0 yang bertahan sampai turun minum.
Selepas jeda, level agresivitas kedua tim meningkat. Peluang demi peluang terjadi meramaikan pertandingan.
Kolaborasi Mbappe-Vini dinantikan kembali oleh publik Madrid. Ada satu momen saat Mbappe dalam posisi menyerbu sendirian dan Vini berlari tanpa kawalan di sisi kirinya.
Alih-alih mengoper ke Vini, Mbappe mengambil peluang sendiri dan bola keburu dicuri bek lawan, Kike Salas.
Tuan rumah tak ketinggalan mengancam. Beberapa peluang mereka ciptakan dari bombernya, Akor Adams.
Entah itu meleset, digagalkan Dean Huijsen dkk, atau diselamatkan kiper Thibaut Courtois, upayanya masih gagal menyamakan skor.
Madrid mempunyai peluang emas menggandakan skor ketika umpan Vinicius Junior dihantam tembakan Franco Mastantuono mengenai tiang gawang.
Kylian Mbappe tampak yakin mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-74 setelah menjaringkan bola dengan mengecoh bek dan kiper musuh.
Namun, aksinya ini batal melahirkan gol yang sah karena didahului offside saat dia menerima umpan Jude Bellingham.
Tiada gol tambahan tercipta dalam sisa pertandingan walaupun kedua tim mencatat sejumlah peluang lagi. Satu yang krusial dibikin Kike untuk Sevilla yang dimentahkan tinju Courtois di menit akhir.
Real Madrid mengunci kemenangan tipis dan meningkatkan perolehan menjadi 83 poin, kurang satu keping dari raihan total musim lalu.
Hasil Pertandingan
Sevilla 0-1 Real Madrid (Vinicius Junior 15')
Sevilla (4-4-2): 1-Vlachodimos; 2-Carmona (J. Sanchez 70'), 32-Castrin, 4-Salas, 12-Suazo; 11-Vargas (Ejuke 54'), 6-Gudelj (Agoume 54'), 20-Sow, 36-Oso (Romero 78'); 9-Adams, 17-Maupay (A. Sanchez 53;'). Pelatih: Garcia
Real Madrid (4-3-3): 1-Courtois; 2-Carvajal, 22-Ruediger, 24-Huijsen, 20-F. Garcia; 5-Bellingham (Leiva 87'), 14-Tchouameni (Camavinga 70'), 45-Pitarch (Mastantuono 70'); 21-Diaz (Alexander-Arnold 77'), 10-Mbappe, 7-Vinicius Jr (G. Garcia 77'). Pelatih: Arbeloa