Kopi Podjok di Pasar Gede Solo, Sensasi Ngopi Jadul dengan Harga Merakyat, Harga Mulai Rp8 Ribu
Ika Putri Bramasti May 18, 2026 07:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Tren kedai kopi modern dengan konsep kekinian memang semakin menjamur di berbagai kota, termasuk Solo.

Namun di tengah maraknya coffee shop bergaya modern, keberadaan warung kopi tradisional ternyata tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Salah satunya adalah Kopi Podjok yang berada di kawasan Podjok Utara Pasar Gede Solo.

Kopi Podjok dikenal sebagai salah satu tempat yang mempertahankan cita rasa kopi tradisional khas Solo.
Kopi Podjok dikenal sebagai salah satu tempat yang mempertahankan cita rasa kopi tradisional khas Solo. (Instagram @jelajahsolo)

Baca juga: Butuh yang Segar saat Cuaca Panas? Coba Es Jeruk Peras Enak di Solo, Dari Buah Asli, Cuma Rp 6 Ribu

Tempat ngopi sederhana ini belakangan kembali ramai dibicarakan karena menawarkan pengalaman menikmati kopi ala zaman dulu dengan harga yang masih sangat terjangkau.

Kopi Podjok dikenal sebagai salah satu tempat yang mempertahankan cita rasa kopi tradisional khas Solo.

Suasana sederhana dengan nuansa lawas membuat banyak pengunjung merasa nostalgia, seolah kembali ke masa ketika budaya ngopi masih identik dengan obrolan santai di warung kecil pinggir pasar.

Daya tarik utama tempat ini bukan hanya dari suasananya, tetapi juga proses penyajian kopinya yang masih menggunakan cara tradisional.

Biji kopi digiling langsung menggunakan mesin penggiling klasik sebelum diseduh menjadi minuman siap saji.

Aroma kopi yang baru digiling pun langsung tercium kuat dan khas.

Proses inilah yang membuat banyak pelanggan merasa rasa kopi di tempat tersebut lebih autentik dibanding kopi instan atau racikan modern.

Tak sedikit pelanggan yang sengaja datang untuk menikmati sensasi “kopi kalcer jaman simbah dulu”.

Istilah itu bahkan kerap digunakan pengunjung saat membagikan pengalaman mereka di media sosial.

Selain kopi, tempat ini juga menyediakan minuman cokelat yang bisa menjadi alternatif bagi pengunjung yang tidak terlalu menyukai kopi pekat.

Meski sederhana, pilihan menu tersebut cukup diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga pelanggan lama yang sudah bertahun-tahun menjadi langganan.

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian tentu soal harga.

Di tengah naiknya harga minuman di banyak coffee shop modern, Kopi Podjok tetap mempertahankan tarif yang ramah di kantong.

Untuk satu gelas minuman siap minum, pengunjung hanya perlu merogoh kocek mulai Rp8 ribu saja.

Harga tersebut membuat tempat ini terasa semakin dekat dengan masyarakat.

Banyak pengunjung menilai Kopi Podjok bukan sekadar tempat minum kopi, tetapi juga ruang sederhana untuk berkumpul dan menikmati suasana khas Solo yang tenang dan hangat.

Lokasinya yang berada di dekat Pasar Gede Solo juga menjadi nilai tambah tersendiri.

Setelah berbelanja atau berburu kuliner di kawasan pasar legendaris tersebut, pengunjung bisa mampir untuk menikmati secangkir kopi hangat.

Keberadaan Kopi Podjok pun menjadi bukti bahwa cita rasa tradisional tetap mampu bertahan di tengah perkembangan tren kopi modern.

Dengan konsep sederhana, harga terjangkau dan nuansa nostalgia yang kuat, tempat ini berhasil menarik perhatian banyak pecinta kopi dari berbagai generasi.

(TribunStyle.com/Ika Bramasti).

Ikuti dan Bergabung di Saluran Threads TribunStyle.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.