MULAI HARI INI, Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah 1447 H / 2026, Hapus Dosa 2 Tahun
Intan May 18, 2026 10:33 AM

TRIBUNSORONG.COM - Berikut bacaan niat puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah jelang Idul Adha 1447 H / 2026, lengkap jadwal dan keuatamaannya. 

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan jika 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin 18 Mei 2026. 

Hal ini menunjukkan jika umat muslim di Indonesia akan merayakan Idul Adha pada Rabu 27 Mei 2026. 

Baca juga: Penuh Makna, 80 Pantun Idul Adha 1447 H/2026 Jenaka, Bikin Penyembelihan Kurban Makin Berwarna

Baca juga: Daging Kurban Idul Adha 2 Organisasi Kepemudaan Relawan Prabowo Dibagi ke Warga Kurang Mampu

Ada tiga puasa sunnah yang dapat dilakukan muslim di bulan Dzulhijjah jelang Idul Adha 1447 H, yakni puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah. 

Ketiga pausa ini dapat memberikan keutamaan lebih bagi muslim yang menjalankannya. 

1. Puasa Dzulhijjah

Ilustrasi puasa. Jadwal puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah 2026 / 1447 H, lengkap bacaan niat dan keutamaan.
Ilustrasi puasa. Jadwal puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah 2026 / 1447 H, lengkap bacaan niat dan keutamaan. (Freepik)

Puasa di hari-hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan. 

Sebagaimana disebutkan oleh Imam an-Nawawi: “Dan di antara puasa sunnah juga adalah puasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah.”

Hadis dari Ibnu Abbas RA menyebutkan, Rasulullah SAW bersabda: “Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada hari-hari yang beramal shalih pada hari itu lebih Allah cintai daripada amal shalih yang dilakukan pada sepuluh hari ini.” 

Para sahabat bertanya, “Tidak pula jihad di jalan Allah wahai Rasulullah?” 

Beliau menjawab, “Tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan membawa apa pun.” (HR. Tirmidzi).

1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026

2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026

3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026

4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026

5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026

6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026

7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026

2. Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dikerjakan pada hari ke-8 bulan Dzulhijjah, bertepatan dengan Senin 25 Mei 2026. 

Mengenai keutamaannya, terdapat hadits yang menyebutkan:

"Barangsiapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan, untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun." (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas).

3. Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah, tepat satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha. 

Puasa Arafah tahun ini jatuh pada hari Sealsa 26 Mei 2026. 

Keutamaan puasa ini sangat besar, sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih dari Rasulullah SAW:

"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).

Umat Muslim di Gorontalo dan seluruh dunia dianjurkan untuk memanfaatkan momen bulan Dzulhijjah ini dengan memperbanyak ibadah dan mengamalkan puasa-puasa sunnah yang telah disebutkan, sembari menunggu penetapan resmi tanggal 1 Dzulhijjah dari Kemenag.

Baca juga: Spirit Idul Adha 1446 Hijriah Prajurit Pasmar 3 yang Bertugas di Lebanon dan Afrika

Baca juga: 6 Tips Menyimpan Daging Kurban Idul Adha 1446 H/2025 di Kulkas yang Benar, Dijamin Tahan Lama

BACAAN NIAT PUASA DZULHIJJAH

Niat Puasa Dzulhijjah (1-7 Dzulhijjah)

Nawaitu shouma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta'ala."

Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta'ala."

Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunah karena Allah ta’ala.”

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Keutamaan puasa Arafah dan Tarwiyah yang dilaksanakan semata-mata karena Allah SWT adalah dihapuskan dosa.

Sebagaimana hadis riwayat Abu as-Syekh Al-Ishfahani dan Ibnu an-Najar sebagai berikut :

صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين

Artinya: “Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun.” (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnu an-Najar).

Sedangkan pada hadist lainnya disebutkan :

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang.” (HR Muslim).

Menurut mayoritas ulama, seperti dikutip dari laman mui.or.id, dosa-dosa yang dihapus adalah dosa kecil. (An-Nawawi, //Syarah Muslim,// juz 3, h. 113).

(TribunSorong.com / Triroessita)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.