TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan Inter Miami di pekan 14 boleh jadi berjalan lancar bagi mereka, dengan hasil kemenangan yang diraih.
Inter Miami sukses mengalahkan Portland Timbers yang berkunjung ke Nu Stadium, pada Senin (18/5/2026).
Inter Miami menang dengan skor 2-0 berkat gol dari Lionel Messi dan German Berterame.
Meski mendapatkan tiga poin yang menjadi impian, laga ini juga menjadi sarana bagi salah satu kelompok suporter Inter Miami untuk bersuara lantang.
Adalah kelompok La Familia yang melakukan boikot kepada Inter Miami di pertandingan ini.
Biasanya, La Familia selalu datang membawa berbagai macam bendera dan alat musik untuk memeriahkan dukungan kepada Lionel Messi dan kawan-kawan.
Baca juga: Update Klasemen MLS: Kutukan Patah, Messi Cs Akhirnya Menang di Kandang
Namun hal itu tak mereka lakukan pada pertandingan melawan Portland.
Mereka hanya datang ke stadion menggunakan jersey klub tanpa membawa atribut apapun.
Hal tersebut dilakukan sebagai perwujudan rasa kecewa mereka kepada Inter Miami.
Mereka menganggap para pemain Inter Miami tak menghargai mereka saat tim sedang dalam periode tanpa kemenangan di kandang sendiri.
Di tengah pertandingan, beberapa pemain Inter Miami mencoba membangkitkan semangat para suporter.
Mulai dari Lionel Messi hingga Rodrigo De Paul melakukan gestur penyemangat yang mereka arahkan kepada penggemar.
Pada akhirnya, dukungan mulai kembali riuh terdengar dari tribune stadion.
Demikian pula saat akhir pertandingan, Messi dan De Paul kompak memberikan gesture bertepuk tangan kepada suporter.
Hal itu juga dilakukan para pemain Inter Miami lainnya yang menghampiri para penggemar yang hadir langsung.
Setidaknya hal itu bisa meredakan ketagangan yang ada di antara kedua kubu.
Ditambah lagi, Inter Miami berhasil meraih kemenangan di pertandingan ini.
Mereka akhirnya mematahkan kutukan bermain di markas sendiri dengan meraih kemenangan atas Portland.
Lionel Messi dan kawan-kawan harus menunggu hingga percobaan keenam untuk memetik angka penuh.
Pada lima percobaan sebelumnya, Inter Miami hanya meraih empat hasil imbang dan satu kekalahan.
Ini juga menjadi pertama kalinya bagi Inter Miami merasakan clean sheet di gawangnya.
Hal itu terjadi setelah empat pertandingan sebelumnya gawang Dayane St. Clair selalu babak belur menjadi bulan-bulanan lini depan lawan.
Dari keempat pertandingan itu, Inter Miami kemasukan 9 gol.
Artinya, lebih dari dua gol selalu bersarang ke gawang mereka yang membuat tugas lini depan menjadi lebih berat.
Kini dengan adanya clean sheet, rasa percaya diri St. Clair akan meningkat.
Demikian pula dengan yang dirasakan penggawa lini belakang Inter Miami yang merasakan beban yang sama.
Tugas Inter Miami selanjutnya adalah mencoba menjaga konsistensi tersebut, terutama saat tampil di laga kandang.
Pasalnya laga kandang di Nu Stadium merupakan kesempatan emas Inter Miami mendulang angka, terutama di pertandingan penting.
Secara umum, performa Inter Miami sudah kembali ke jalur yang seharusnya.
(Tribunnews.com/Guruh)