TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Polisi menggerebek sebuah kamar salah satu hotel di kawasan wisata Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terkait dugaan perbuatan asusila sesama jenis, oleh guru terhadap siswanya.
Informasi penggerebekan cepat menyebar di kawasan wisata Pasir Putih karena saat kejadian berlangsung sejumlah kegiatan dan perlombaan pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Hingga Senin (18/5/2026), kamar hotel yang menjadi lokasi dugaan perbuatan asusila masih dipasangi garis polisi.
Salah seorang karyawan Hotel tersebut Hartadi, mengaku tidak mengetahui secara detail kronologi kejadian karena dirinya bekerja pada siang hari.
"Saya tahunya kamar hotel itu sudah dipasangi police line," ujar Hartadi saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).
Ia menyebut kamar yang dipasangi garis polisi berada di bagian tengah hotel dengan nomor tipe MM 9.
Baca juga: Bayi Perempuan Ditemukan di Kandang Sapi Situbondo, Sang Ibu Panik
"Yang dipolice line satu kamar," katanya singkat.
Kapolsek Bungatan, Liskurrahman, menjelaskan penggerebekan bermula dari laporan yang masuk melalui layanan call center 110.
Setelah menerima laporan, personel Polres Situbondo bersama Polsek Bungatan langsung menuju lokasi.
"Ternyata dugaan perbuatan asusila itu laki-laki dengan laki-laki," ujarnya.
Saat ditanya terkait dugaan keterlibatan oknum guru, Kapolsek meminta agar konfirmasi lebih lanjut disampaikan langsung kepada Polres Situbondo.
"Kemarin informasi begitu, tapi lebih jelasnya tanyakan ke Polres," katanya.
Baca juga: 25 Truk Koperasi Merah Putih Disalurkan ke Desa di Situbondo
Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Pemkab Situbondo, Edi Wiyono, membenarkan adanya penggerebekan di hotel tersebut.
"Informasi benar dan sekarang kamar hotel dipasangi garis polisi," ujarnya.
Edi juga menyampaikan bahwa pihak dinas tidak menerima koordinasi terkait kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Pasir Putih saat kejadian.
"Iya waktu itu ada kegiatan, tapi itu tidak ada koordinasi dengan dinas," katanya.
Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Situbondo, Agung Hartawan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.
"Mereka yang diamankan itu sudah diperiksa dan korban tidak melapor," kata AKP Agung.
Polisi hingga kini masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan unsur pidana dan status pihak-pihak yang terlibat.