SURYA.CO.ID SURABAYA - Perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 menjadi berkah bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Pahlawan.
Rangkaian event budaya yang digelar sepanjang Mei 2026 sukses menarik lonjakan wisatawan sekaligus menghidupkan hotel, UMKM, hingga pusat perbelanjaan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut meningkatnya aktivitas wisata di Surabaya tidak lepas dari suksesnya sejumlah agenda budaya yang digelar pemerintah kota.
Dua di antaranya adalah Surabaya Vaganza Festival of Lights: Garden of Hope dan Festival Rujak Uleg: Rujak Phoria yang tahun ini resmi masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara 2026.
Baca juga: Surabaya Vaganza 2026 Pecah, Peserta Adu Kreativitas dengan Konsep Fantastis
“Maturnuwun warga Surabaya sing luar biasa. Kalau pariwisata di Surabaya berjalan, budayanya Arek Suroboyo juga berjalan. Kalau pariwisata bergerak, berarti ekonomi ikut bergerak, hotel banyak tamu, UMKM juga bergerak,” kata Eri, Senin (18/5/2026).
Selama pelaksanaan event budaya berlangsung, jumlah kunjungan wisatawan ke Surabaya meningkat sekitar 12,5 persen. Sementara tingkat okupansi hotel tercatat naik sekitar 4 persen dibandingkan periode normal.
Menurut Eri, keberhasilan dua event budaya khas Surabaya masuk KEN 2026 membuktikan bahwa agenda daerah memiliki daya tarik kuat hingga level nasional bahkan internasional. Antusiasme masyarakat dan wisatawan selama rangkaian HJKS juga dinilai melampaui ekspektasi.
“Surabaya Vaganza dan Rujak Uleg kemarin masuk KEN, berarti ekonomi kita bergerak dan meningkat. Mudah-mudahan tahun depan semakin banyak event Surabaya yang bisa masuk KEN,” ujar mantan Kepala Bappeko Surabaya tersebut.
Ia menambahkan, dampak pertumbuhan sektor wisata tidak hanya dirasakan industri perhotelan. Pelaku UMKM, sektor transportasi, hingga pusat perbelanjaan ikut menikmati meningkatnya perputaran ekonomi selama perayaan HJKS berlangsung.
Baca juga: Festival Rujak Uleg di Surabaya Gerakkan Ekonomi Rakyat
“Majunya Surabaya dan terkenalnya Surabaya jangan sampai melupakan budaya Kota Surabaya yang luar biasa. Karena ketika budaya bergerak, ekonomi ikut bergerak,” tuturnya.
Sebagai bagian dari perayaan HJKS ke-733, Pemkot Surabaya juga menghadirkan promo tiket destinasi wisata milik pemerintah kota seharga Rp733. Program itu diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk berwisata di Surabaya.
Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Reza Fahlevi, mengapresiasi konsistensi Pemkot Surabaya dalam menghadirkan event berkualitas yang mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus ekonomi kreatif.
Menurut Reza, masuknya Surabaya Vaganza Festival of Lights: Garden of Hope ke dalam KEN 2026 menunjukkan event tersebut telah melalui proses kurasi dan dinilai layak menjadi salah satu agenda unggulan nasional.
“Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam memajukan sektor pariwisata dengan menyelenggarakan event-event berkualitas,” kata Reza.
Berbagai capaian di bidang pariwisata dan tata kelola kota turut mengantarkan Pemkot Surabaya meraih sejumlah penghargaan nasional. Selain sukses membawa Surabaya Vaganza dan Festival Rujak Uleg masuk KEN 2026, Surabaya sebelumnya juga menerima penghargaan Indonesia Attractiveness Award serta penghargaan di bidang pelayanan publik dan lingkungan hidup.
Reza berharap Surabaya Vaganza dapat berkembang menjadi signature event Kota Surabaya yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Semoga event ini dapat mendorong kreativitas dan inovasi serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya,” katanya.